Home » Uncategorized » PT Askes Buka Lowongan 1.600 Karyawan Baru
lowongan pt askes
lowongan pt askes

PT Askes Buka Lowongan 1.600 Karyawan Baru

lowongan pt askes
lowongan pt askes

PT Askes Buka Lowongan 1.600 Karyawan Baru. PT Askes (Persero) membutuhkan sekitar 1.600 karyawan baru untuk menyambut era Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada 1 Januari 2014.

BPJS merupakan perubahan dari sistem asuransi kesehatan yang bersifat menyeluruh untuk seluruh rakyat indonesia. Dengan adanya BPJS diharapkan biaya kesehatan warga akan bisa dicover oleh BPJS.

Perubahan sistem ini tentu menambah jumlah beban kerja yang harus ditanggung oleh PT Askes. Sehingga untuk bisa mengcover lingkup kerja BPJS, PT. Askes akanmembuka lowongan.

“Sekarang jumlah karyawan 4.500. Nanti ke depan pekerjaan tambah besar dan perlu tambahan 1.600,” ujar Direktur SDM dan Umum Askes Taufik Hidayat kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Baca:  Jatim dan Jerman Mempererat Kerjasama Ekonomi dan Pendidikan

Askes telah membuka penerimaan pegawai pada tahap pertama yang diprioritaskan untuk karyawan bidang verifikator Jamkesmas. Proses penerimaan tahap kedua sendiri akan dibuka untuk umum paling lambat awal Oktober 2013. “Akhir Oktober atau awal November kita umumkan,” jelasnha

Taufik menjamin tidak ada penurunan gaji pekerja setelah Askes berubah status dari karyawan BUMN menjadi BPJS Kesehatan. “Gaji sesuai UU. Kita nggak turunkan apa yang benefit diperoleh karyawan. Amanah UU mengatakan demikian. Notulen pansus pada 16 jul 2011 mengatakan hak-hak normatif karyawan nggak berubah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah telah menyepakati besaran iuran premi kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pekerja informal (bukan penerima upah).

Baca:  BUMN Adhi Karya Buka Lowongan, Klik Infonya Disini

Iuran bagi pekerja informal itu sebesar Rp25.500 per bulan untuk layanan rawat inap kelas III, Rp42.500 untuk kelas II, dan Rp59.500 untuk kelas I. “Ini tidak diprotes serikat buruh karena yang biasa melakukan protes ialah buruh formal,“ ujar Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Selasa (8/10).

Mekanisme pengaturan dan penarikan pembayaran, lanjut Agung, diserahkan ke BPJS selaku pengelola program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat ini, peraturan presiden (perpres) perubahan dari Perpres 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan yang salah satunya mengatur soal premi pekerja informal sudah dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.

Agung berjanji dalam waktu dekat, perpres tersebut sudah bisa diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk disetujui.

Baca:  Semen Indonesia Raih ASEAN Energy Management Awards

Saat ditemui seusai topping off ceremony Gedung drg Gusti Rizali Noor, Rabu (9/10), Direktur PT Askes Fachmi Idris menegaskan mekanisme pembayaran iur premi pekerja informal harus dilakukan di muka untuk tiga bulan ke depan.

“Dalam memilih kelas layanan, peserta tidak boleh berpindah-pindah kelas minimal dalam jangka waktu satu tahun. Misalnya, sudah bayar untuk kelas III, kemudian mau naik kelas II, yang bersangkutan tinggal bayar kekurangannya,“ jelasnya.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

2 comments

  1. informasi jurusan dan kapan pelaksanaan test?

  2. Melamar pekerjaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *