Uncategorized

Puspa Agro Jadi Pusat Distribusi Perikanan Indonesia Timur

Puspa Agro Jadi Pusat Distribusi Perikanan Indonesia Timur. Tak lama lagi, Puspa Agro menjadi pusat distribusi ikan untuk wilayah Indonesia timur. Bahkan pasar induk modern agrobis ini bakal menjadi sentra lalu lintas ikan secara internasional, baik ekspor maupun impor.

“Pusat karantina dan cold storage segera dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di area Puspa Agro. Kami siapkan lahan cukup luas, 4 hektare,” kata Dirut PT JGU, Erlangga Satriagung, di kantornya, Senin (27/5).

Kepastian ini menyusul ditandatanganinya MoU antara PT Jatim Grha Utama (JGU), selaku pengelola Puspa Agro dan Kementerian Kelautan dan Perikanan di gedung Negara Grahadi, Selasa (21/5) lalu.

Realisasi atas MoU itu, Puspa Agro menyiapkan lahan seluas 4 haktare untuk penempatan berbagai mesin dan peralatan untuk pembangunan pusat karantina ikan dan cold storage berkapasitas 5.000 ton.

Baca:  Bayi Berkepala Dua di Gresik Meninggal Dunia Akibat Jantung Bocor

Erlangga menandatangani MoU bersama Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan pekan lalu, Sjarief Widjaja, disaksikan Gubernur Soekarwo. Menurut Sjarief, pusat karantina ikan segera dibangun di Puspa Agro tahun ini juga. Sementara untuk cold storage-nya dijadwalkan pada tahun anggaran 2014.

Dibangunnya pusat karantina ikan dan cold storage berkapasitas 5.000 ton merupakan terobosan untuk memaksimalkan peran ekonomi pasar induk Puspa Agro. Apalagi, Puspa Agro ditunjuk sebagai salah satu lokasi penerapan sistem logistik ikan nasional (SLIN).

Menurut Sjarief, pembangunan pusat karantina ikan di Puspa Agro merupakan kali pertama di Indonesia. Dipilihnya Jatim (Puspa Agro, Red.), karena Jatim termasuk provinsi dengan populasi masyarakat kelautan dan perikanan sangat besar. Selain itu, Jatim dinilai lebih siap dibanding provinsi lain.

Baca:  Puspa Agro Genjot Kinerja dengan Menggandeng AVA Singapura

Dibangunnya fasilitas karantina ikan merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat guna mendorong terciptanya standar mutu untuk produk perikanan di Indonesia, khususnya Jatim. Fasilitas ini dimaksudkan untuk melakukan cegah tangkal terhadap berbagai penyakit ikan. Dengan demikian, ikan yang telah melewati karantina di Puspa Agro kelak benar-benar memenuhi standar mutu dan aman dikonsumsi.

“Uji mutu ini tidak saja untuk keperluan pasar dalam negeri, khususnya untuk kawasan Indonesia timur, tapi juga untuk yang ekspor maupun impor,” tandas Sjarief.

Saat ini di Puspa Agro sudah terbangun dua unit cold storage. Hanya saja, kapasitasnya masih relatif kecil, yakni sekitar 400 ton. Dua cold storage ini, masing-masing untuk menyimpan sayur dan buah, serta ikan.

Baca:  Petani Tuban Kelimpungan Akibat Pupuk Langka

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman