Ilmu Bisnis

Rahasia Sukses Bisnis Rental Mobil

Rahasia Sukses Bisnis Rental Mobil. Bisnis rental mobil kini semakin semarak. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dalam satu dekade terakhir membuat permintaan konsumen terhadap jasa sewa mobil meningkat, baik untuk kepentingan bisnis maupun pariwisata. Kepraktisan menjadi salah satu alasan.

Benarkah bisnis ini butuh modal tinggi? Tidak juga. Mari tengok pengalaman salah satu pelaku usaha rental mobil di Surabaya yang mulai merintis dari nol.

Aswangga Rent Car di Surabaya memulai bisnisnya dari 1 mobil Toyota Avanza. Saat itu, modalnya hanya Rp 30 juta untuk uang muka mobil dalam program promosi. “Cicilannya diperoleh dari uang hasil sewa,” ujar Desyana, pemilik Aswangga Rent Car seperti dilansir Kabar Bisnis.

Baca:  Jika Ingin Tumbuh dan Berkembang, UMKM Harus Go Online

Karena luasnya jaringan, bisnis Aswangga Rent Car kian menggemuk. Permintaan sewa meningkat pesat. Desyana kewalahan dan mengalihkan order ke beberapa kenalannya. Kini, dia pun menambah armada.

Pertumbuhan bisnis Aswangga tergolong cepat. Baru memulai bisnis tahun 2013 dengan satu armada, kini ibu dua anak itu sudah mempunyai 14 unit yang terdiri atas Avanza, Xenia, dan Innova.

Desyana bercerita, praktis dia tidak mengangsur mobil karena semua angsuran sudah didapatkan dari uang hasil sewa tiap bulannya. “Saya hanya mengeluarkan uang muka. Satu mobil lunas dalam tiga tahun. Keuntungannya cukup baik. Kita keluar misalnya Rp 50 juta untuk uang muka, lalu tiga tahun tidak mengangsur. Di tahun ketiga, kalau pun mobil itu dijual akan laku sekitar Rp 110-120 juta. Sudah naik lebih dari 100% investasinya,” kata dia tersenyum.

Baca:  Centennial Akan Jadi Konsumen Utama 5 Tahun Mendatang

Dengan pengalaman merintis bisnis rental mobil dari nol, Desyana membagi kisah suksesnya. “Semoga bisa jadi ide bisnis baru bagi orang lain. Saya tidak takut kompetisi karena itu malah bikin sehat. Lagipula, rezeki sudah ada yang mengatur,” kata Desyana.

Pertama, buka bisnis rental mobil di kota atau daerah tujuan wisata. “Jangan sampai buka bisnis ini di desa, karena pasti permintaannya minim,” kata dia.

Kedua, promosi secara rutin. Perbesar pasar, misalnya bisa melayani untuk wisuda, pernikahan, atau mengantarkan orang sakit. “Untuk wisuda atau antar orang sakit, beri diskon besar. Itu jadi promosi karena pasti orang yang kita tolong akan ikut mempromosikan rental kita,” ujarnya.

Baca:  Peluang Bisnis di Bulan Ramadhan 2016

Ketiga, tingkatkan kualitas pelayanan, mulai dari kebersihan mobil dan kesopanan pengendara. Keempat, pastikan semua mobil terlindungi asuransi.

Kelima, optimalkan semua jaringan. Desyana bercerita, mayoritas konsumennya adalah orang Jakarta yang akan berbisnis atau berwisata di Jawa Timur. Dia memperluas jaringan dengan mempromosikan usahanya ke perusahaan-perusahaan di Jakarta melalui email. “Ada satu perusahaan telekomunikasi di Jakarta yang dalam sebulan bisa 20 kali menggunakan jasa kami,” ujarnya. (Kabarbisnis.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman