Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Raksasa Ritel Matahari Siap Kembangkan Pasar Sidomoro Gresik
pasar sidomoro gresik

Raksasa Ritel Matahari Siap Kembangkan Pasar Sidomoro Gresik

pasar sidomoro gresikRaksasa Ritel Matahari Siap Kembangkan Pasar Sidomoro Gresik. Persoalan pasar sidomoro Gresik yang tak kunjung laku dan sepi akan mengalami perubahan. Sebab, pemkab Gresik kehabisan akal untuk meningkatkan fungsi pasar Sidomoro Gresik. Pemkab Gresik mengundang raksasa ritel Matahari Departemen Store untuk menyewakan stand dan mengelola pasar sidomoro Gresik.

Langkah Ini dilakukan karena pasar yang direncanakan untuk menampung pedagang tersebut ternyata tidak laku. Rencana itu terungkap setelah Pemkab akhirnya melakukan kesepakatan awal dengan Matahari Departemen Store. Hasil kesepakatan, investor itu bersedia untuk menyewa seluruh stan yang ada di lantai dua sejumlah 116 stan.

Jumlah nilai sewa standl yang disepakati adalah Rp 688 juta per tahun. Direncanakan, kerjasama itu sendiri bakal dilakukan selama enam tahun. Jika terealisasi, maka lantai 2 pasar Sidomoro bakal dirombak.

Baca:  Motor KTM Segera Diproduksi di Driyorejo Gresik, Gunakan Teknologi Austria

Pasar Sidomoro tersebut rencananya bakal dihubungkan dengan komplek pusat perbelanjaan milik investor itu yang saat ini sudah beroperasi di Jl Veteran. Hanya saja, rencana itu berpotensi memicu persoalan. Pasalnya, selain dasar hukumnya belum jelas, pendapatan daerah dari kerjasama itu juga jauh dari target awal.

Tak hanya itu, gara-gara kerjasama ini, pasar yang ada di Jl Kapten Dulasim ini bakal dirombak. Kepala Diskoperindag M Najikh saat dimintai tanggapannya membenarkan status pasar Sidomoro tersebut. ”Benar, sudah ada kesepakatan. Tinggal menunggu proses realisasi,” katanya.

Menurutnya, dalam kesepakatan tersebut, memang klausul yang dipakai hanya sewa-menyewa. Pasalnya, pihak investor memang menginginkan
opsi itu. Saat ini rencana alihfungsi itu tengah dalam proses finalisasi dengan seluruh insntasi terkait.

Ditambahkannya, masih banyak hal yang bakal dievaluasi sebelum direalisasikan. ”Namun, secara prinsip sudah tidak ada masalah. Sebab, opsi ini lah yang saat ini paling memungkinkan. Daripada menunggu malah tak laku- laku,” ujarnya.

Baca:  Freeport Mulai Mengurus Izin Smelter di BPPM Gresik

Mengacu pada Perda 4/2011, tarif penempatan stan di lantai II pasar Sidomoro berkisar antara Rp 11,5 juta hingga Rp 13,5 juta. Dengan harga itu, harga stan berkisar antara Rp100-125 juta. (Radar Gresik/radarsby.com/jpnn.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *