Home » Uncategorized » Rezeki; Seorang Tukang Becak Naik Haji

Rezeki; Seorang Tukang Becak Naik Haji

tukang becak naik hajiJember – Rezeki memang sudah diatur oleh Tuhan, seorang tukang becak bisa menjalankan rukun Islam yang kelima. Syarat rukun haji diantaranya adalah bagi orang yang mampu. Namun tidak membatasi profesi seseorang.Terbukti seorang pengayuh becak bernama Abdullah (57 tahun), warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menunaikan ibadah haji tahun 2013 dengan biaya sepenuhnya dari hasil seperempat abad menabung.
“Alhamdulillah saya bisa naik haji tahun ini setelah puluhan tahun mulai 1987 menabung sedikit demi sedikit dari hasil mengayuh becak yang tidak seberapa,” kata Abdullah, warga Kecamatan Ajung, di Jember, Kamis (26/9/2013).
Bapak tiga anak itu mempunyai tekad sangat kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima, meskipun banyak teman-teman sesama tukang becak hanya menertawakan karena menganggap mustahil.
Panasnya terik matahari yang menyengat seakan tidak pernah menjadi hambatan bagi pria separuh baya itu untuk tetap mencari penumpang di sekitar Ajung hingga kawasan Pasar Mangli demi meraih impiannya tersebut.
“Kadang-kadang saya membantu sebuah toko di Pasar Mangli, Kecamatan Kaliwates, untuk mengantarkan barang-barang pembeli, setelah mereka berbelanja di sana,” ujar Abdullah.

Keinginan Abdullah untuk naik haji mendapat dukungan dari almarhum istrinya semasa hidup, sehingga uang hasil mengayuh becak disisihkan sebagian oleh istrinya dan ditabung di salah satu bank milik pemerintah.

Suarakan Pendapatmu

comments

Baca:  Sekolah di Surabaya Tidak Siap Terapkan Kurikulum Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *