Home » Nasional » Rumah SBY Didemo Ratusan Mahasiswa, SBY Kembali Curhat di Twitter
rumah sby didemo mahasiswa

Rumah SBY Didemo Ratusan Mahasiswa, SBY Kembali Curhat di Twitter

Rumah SBY Didemo Ratusan Mahasiswa, SBY Kembali Curhat di Twitter. Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab dipanggil SBY kembali menuliskan perasaannya di akun media sosial Twitternya, @SBYudhoyono, Senin, 6 Februari 2017. Kali ini, SBY merasa hak tinggalnya terganggu.

Awalnya, SBY menuliskan tentang sejumlah orang yang dikabarkan datang ke depan rumahnya sambil berteriak-terak. “Saudara-saudaraku yg mencintai hukum & keadilan, saat ini rumah saya di Kuningan “digrudug” ratusan orang. Mereka berteriak-teriak. *SBY*,” cuit SBY sekitar pukul 15.05 WIB, Senin.
rumah sby didemo
Dalam keterangan @SBYudhoyono, tertulis akun Resmi Presiden Ke-6 RI (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono. Dikelola oleh Staf Pribadi. Twit dari Susilo Bambang Yudhoyono ditandai *SBY*.

Baca:  Perusahaan Mafia Beras, Ada Mantan Menteri Dari PKS Jadi Komisaris

Selain soal kedatangan orang di depan rumahnya, SBY menuliskan kekecewaannya karena merasa tidak mendapatkan keadilan di negaranya sendiri. “Kecuali negara sudah berubah, Undang-Undang tak bolehkan unjuk rasa di rumah pribadi. Polisi juga tidak memberitahu saya. *SBY*” tulis SBY.

“Kemarin yg saya dengar, di Kompleks Pramuka Cibubur ada provokasi & agitasi thd mahasiswa utk “Tangkap SBY”. *SBY*”,” tulis SBY

SBY sempat mempertanyakan haknya itu kepada Presiden dan Kapolri. “Saya bertanya kpd Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri,dgn hak asasi yg saya miliki? *SBY*,” tulisnya.

“Saya hanya meminta keadilan. Soal keselamatan jiwa saya, sepenuhnya saya serahkan kpd Allah Swt. *SBY*”

Pada 20 Januari lalu, SBY juga mengeluhkan soal kondisi di Indonesia via Twitter. “Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar “hoax” berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? SBY,” cuit SBY.

Baca:  Profil Bahrun Naim, Pemimpin Teror Jakarta yang Brutal

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *