Ekonomi Gresik

Segera Dibangun Islamic Center, Alun-alun Gresik Steril dr PKL

Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa menggelar lapak di Alun-alun Gresik harus mulai mencari alternatif tempat berdagang. Pasalnya, pada 28 April 2017 Alun-alun Gresik akan dikosongkan dari aktivitas PKL.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik mulai merealisasikan pembangunan Islamic Centre, kompleks religi yang terintegrasi dengan Masjid Jamik. Hanya saja, pembangunan proyek bernilai Rp28 miliar mulai dikeluhkan PKL karena mereka merasa tergusur. Apalagi, sampai saat ini lokasi relokasi PKL Alun-alun belum ada kepastian. Informasi yang diterima PKL, ada dua lokasi alternatif.

Di antaranya, di Jalan Kapten Dulasim yang pernah menjadi sentra PKL dan satu lagi di lahan milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Jalan Noto Prayotno. “Ya, dari hasil rapat di Diskoperindag pada Senin (3/4), Alun-alun Gresik harus kosong. Kami diberi waktu sampai 28 April,” kata salah satu pedagang di Alun-alun Gresik Khoiruddin, 42. Menurut dia, terdapat dua lokasi yang ditawarkan pemerintah kepada para pedagang. Namun, kepastian menempati lokasi itu belum jelas. Mereka bakal melakukan rapat dengan ketua paguyuban dan PKL Alunalun untuk membahas masalah itu.

Baca:  Pemkab Gresik Rencana Bangun 5 Islamic Center

“Secepatnya kami akan melakukan rapat. Mencari jalan terbaik dan menindaklanjuti hasil rapat di Diskoperindag lalu karena tidak semuanya waktu itu ikut,” ujar Khoiruddin. Menanggapi hal itu, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono membantah adanya kabar pengosongan Alun-alun Gresik dari PKL itu. Adapun yang dilakukan saat ini adalah mempersiapkan lokasi yang bakal ditempati para PKL tersebut. “Intinya, kami ini sedang menyiapkan, berjaga-jaga. Jika suatu saat pembangunan dimulai, Diskoperindag sudah siap,” dalihnya.

Dia mengakui, permasalahan dua lokasi yang bakal ditempati PKL belum kelar. Terkait Jalan Noto Prayitno, lanjut Agus Budiono, Diskoperindag bakal melayangkan surat ke pemilik lahan PT Semen Indonesia. Sementara di Jalan Kapten Dulasim sudah ada lampu hijau. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Tata Ruang Bambang Isdianto menegaskan, rencana pembangunan Islamic Centre dalam bulan ini belum ada. Sebab, proses lelang belum berjalan. “Lelang saja masih belum dilakukan. Kalaupun sudah ada agenda pembangunan, kami pasti lakukan sosialisasi kepada mereka (PKL),” tuturnya. (KoranSindo/ishadi IK)

Baca:  Proyek Aquatic Gresik Dimonopoli Orang Dekat Kekuasaan

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman