Unik dan Aneh

Sejarah Blair House, Tempat Jokowi Menginap di Amerika

Sejarah Blair House, Tempat Jokowi Menginap di Amerika. Presiden Jokowi melawat ke Amerika Serikat dari 25 Oktober 2015 hingga 27 Oktober 2015. Selama di Washington DC, Presiden dan ibu negara, Iriana Joko Widodo akan menginap di Blair House, yang berlokasi di seberang Gedung Putih.

Sejak tahun 1942, Blair House menjadi wisma khusus tamu negara Amerika Serikat. Wisma beralamat 1651 – 1653 Pennsylvania Avenue ini sangat sarat sejarah.

Didirikan tahun 1824 dan dibeli tahun 1836 untuk dijadikan kediaman pribadi oleh Francis Preston Blair, seorang penerbit surat kabar dan penasihat dekat Presiden Andrew Jackson, presiden AS ke-7.

Sebelum Blair House dijadikan wisma khusus tamu negara, tamu presiden umumnya menginap semalam di Gedung Putih lalu pindah ke hotel atau kedutaan negara yang bersangkutan. Suatu insiden yang melibatkan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill akhirnya meyakinkan Presiden Franklin Roosevelt akan perlunya wisma khusus tamu.

Baca:  Inilah 3 Pedang Paling Berbahaya di Dunia

Menurut putra Presiden Roosevelt, suatu malam ibu negara Eleanor Roosevelt menemukan Churchill berkeliaran ke kamar-kamar pribadi presiden di Gedung Putih untuk membangunkan presiden dan mengajaknya berbincang, pada jam tiga dini hari! Eleanor Roosevelt meminta Churchill menunggu sampai saatnya makan pagi, dan tak lama kemudian Presiden Roosevelt menyetujui pembelian Blair House sebagai wisma tamu negara.

Kompleks Blair House terdiri dari lebih dari 120 kamar dengan wilayah total lebih dari 5.600 meter persegi. Blair House memiliki 14 kamar tamu, tiga ruang makan formal, dua ruang rapat, dapur, ruang kebugaran bahkan salon. Ruangan diberi nama tokoh dalam sejarah Amerika, misalnya Lincoln Room, Truman Study dan Lee Dining Room.

Baca:  Inilah Ramalan 12 Shio di Tahun Monyet Api Ini

Undangan dari Presiden AS untuk tinggal di Blair House merupakan kehormatan besar bagi tamu negara. Setiap tahun sejumlah tokoh dunia menginap di sini, termasuk Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden China Xi Jinping yang menginap tahun 2015 ini.

Tiga presiden Indonesia juga pernah menginap di Blair House, yaitu Presiden Soekarno pada tahun 1962, Presiden Soeharto, Presiden Megawati pada tahun 2001 dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2005.

Umumnya para tamu negara ini mengisi buku tamu. Buku tamu ini menjadi catatan sejarah yang mencerminkan lika-liku politik internasional dan peran AS di panggung dunia. [pw/eis/VOA]

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman