Home » Hukum dan Kriminal » Selawat Fulus, Doa Keramat Dimas Kanjeng Memanggil Uang
foto dimas kanjeng gandakan uang

Selawat Fulus, Doa Keramat Dimas Kanjeng Memanggil Uang

Selawat Fulus, Doa Keramat Dimas Kanjeng Memanggil Uang. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersyukur kedok Dimas Kanjeng terbongkar. Bila tidak, bisa jadi pria tambun tersebut bakal mengaku sebagai nabi, bahkan Tuhan.

MUI Jatim menemukan banyak bacaan istigasah yang tidak cocok di padepokan itu bila dibandingkan dengan istigasah yang lain. MUI Jatim juga menemukan bahwa Dimas Kanjeng kerap berkata bahwa ia adalah Tuhan, suatu ucapan yang sangat tidak pantas.

foto dimas kanjeng gandakan uang

“Ucapannya kira-kira seperti ini, ‘Ingsun iki (saya ini) Tuhan.’ Itu kan sama saja seperti ajaran Syeh Siti Jenar yang mengajarkan wahdatul wujud yang berarti orang itu adalah zat Tuhan itu sendiri,” ujar Ketua MUI Jatim Abdusshomad Buchori kepada detikcom, Minggu (25/9/2016).

Baca:  Kepala Sekolah Ajak Guru Mesum di Kuburan, Digerebek Warga

Selain itu, Abdusshomad juga menemukan apa yang disebut sebagai selawat fulus di dalam istigasah yang digelar Padepokan Dimas Kanjeng. Secara arti kata, fulus adalah uang. Namun Abdusshomad enggan mengartikan itu.

“Artikan saja sendiri. Saya ada itu bacaannya, tapi enggak hafal. Dan bacaan itu nggak ada di kitab manapun. Itu cuma gawen-gawen (dibuat-buat) saja,” lanjut Abdusshomad.

Ada yang setor Dana 200 Miliar ke Dimas Kanjeng

Tertangkapnya Dimas Kanjeng Taat Pribadi membuat bisnis penggandaan uang miliknya perlahan menguak. Satu demi satu korbannya angkat bicara. Bahkan, ada korban yang berasal dari luar Jawa. Salah satunya adalah almarhumah Najemiah Muin yang merupakan seorang juragan tanah asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Baca:  Pelajar Kepergok Mesum, Malah Disuruh Lanjut dan Direkam

Najemiah sudah lama diketahui sebagai salah seorang pengikut Dimas Kanjeng. Bahkan, di Sulsel dia menjadi penyetor uang terbanyak ke Yayasan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Nilainya fantastis. Disebut-sebut mencapai Rp 200 miliar.

Hal tersebut disampaikan menantu Najemiah, Soefian Abdullah kepada Fajar (Jawa Pos Group). Fian, sapaan Soefian Abdullah, mengaku sudah menelusuri langsung kebenaran nilai setoran itu.

Di Makassar Najemiah memang memiliki banyak tanah. Sebagian besar berada di kawasan Tanjung Bunga. Menurut Fian, rata-rata tanah tersebut sudah dijual. Dana dari hasil penjualan itulah yang disetor ke Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Sejak menjadi pengikut Dimas Kanjeng, posisi Najemiah di Probolinggo cukup disegani. Saat masih hidup, ketika ada pertemuan, dia selalu duduk di samping Dimas Kanjeng. Bahkan, dia dianggap sebagai orang tua Dimas Kanjeng. Panggilannya Bunda.

Baca:  Pejabat Mesum Digerebek, Celana dalam Disita

Kata Pencarian:

doa pemanggil uang (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *