Bawean

Seminggu Lagi Kapal Wu Yi Hu untuk Warga Bawean Tiba di Gresik

Seminggu Lagi Kapal Wu Yi Hu untuk Warga Bawean Tiba di Gresik. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyatakan bahwa kapal yang didatangkan dari Hongkong akan segera merapat ke Dermaga Gresik (01/05). Namun, Sambari menyatakan bahwa pihak Pemkab yang diwakili oleh PT. Gresik Samudra akan melakukan evaluasi dan uji coba sebelum melakukan memorandum of understanding dengan investor.

kapal baru bawean
jenis kapal Wu Yi Hu yang dibeli pemkab Gresik

“Saat ini, posisi kapal sudah berada di Batam setelah proses pergantian bendera kenegaraan kapal. Perjalanan menuju Gresik sekitar 6 hari dari sana,” kata Sambari. Kendati demikian, sambung Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu, PT Gresik Samudera tidak gegabah untuk segera mengoperasikannnya. Pihak  Manajemen PT. Gresik Samudra menunggu hasil pengujian kelayakan yang dilakukan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Baca:  Calo Kapal Bawean Merajalela, Pemerintah Tak Berkutik Warga Dirugikan

Sambari Halim Radianto juga berjanji akan melakukan ujicoba terlebih dulu sebelum kapal tersebut dioperasionalkan meskipun sudah dinyatakan lulus dari BKI. “Setelah dinyatakan lulus BKI, baru PT. Gresik Samudera melakukan perjanjian kerjasama. Karena sampai saat ini, kita belum menandatangani kerjasama dengan investor yang mendatangkan kapal itu,”tandasnya.

Seperti diketahui, kapal yang didatangkan oleh investor tersebut sebelumnya digunakan untuk melayari rute bisnis Macau-Hongkong. Kapal tersebut disana awalnya menggunakan nama kapal Wu Yi Hu.   “Kapal ini memiliki kecepatan yang lumayan bagus. Lebih bagus dari yang ada selama ini di Bawean. Kapasitasnya sekitar 380 penumpang dan terbuat dari bahan logam. Sehingga saat ombak besar, kapal masih bisa berlayar,” urainya.

Baca:  Susi Air Siap Layani Rute Bawean - Sumenep

Investor yang membeli kapal yakni PT Banga Sarana Surya. Selanjutnya, bekerjasama dengan BUMD PT. Gresik Samudera.Namun, Bupati Sambari Halim Radianto bersama Ketua DPRD Gresik, Zulfan Hasyim sudah melakukan penjajakan ke Hongkong sebelumnya. Begitu juga, Wakil Bupati Moh Qosim juga melakukan hal yang sama.

Upaya mendatangkan kapal dari Hongkong tersebut dilakukan mengingat keterbatasan transportasi di Bawean. Apalagi ketika terjadi cuaca buruk seperti saat ini, kapal yang ada tidak bisa melayani warga Bawean yang mengakibatkan terputusnya arus orang dan barang. Sementara jalur alternatif ke Bawean melalui pesawat, masih terkendala pembangunan lapangan terbang yang tak kunjung selesai. (Gresiksatu/ editor: abah)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman