Uncategorized

Soekarwo Deadline Gus Ipul untuk Maju Pilgub Jatim 2013

soekarwo demokratSoekarwo Deadline Gus Ipul untuk Maju Pilgub Jatim 2013. Dihantui rasa ketidakpastian agaknya membuat Soekarwo meradang. Sikap jual mahal Gus Ipul yang diharapkan tetap duet bersama Soekarwo di Pilgub Jatim 2013, membuat kubu Soekarwo terhambat dalam memanasi mesin politik.  Agar dirinya tidak dimainkan oleh Gus Ipul secara terus-menerus tanpa ada kepastian,Soekarwo mengultimatum Gus Ipul.

“Partai meminta secepatnya memberikan batasan waktu kepada Gus Ipul untuk segera memutuskan,” sambung Pakde Karwo. Selain telah datang pada sejumlah partai nasionalis (Golkar dan Hanura), dirinya juga telah menemui sejumlah ketua parrtai politik aliran. “Saya sudah ketemu dengan Suryadharma Ali, Ketua Umum DPP PPP,” ungkap Soekarwo.

Selasa sore kemarin (8/1), secara mengejutkan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), muncul di Grahadi. Mengejutkan, karena selama ini, Gus Ipul sering tidak kelihatan bareng dengan Pakde Karwo. Beberapa wartawan mencatat kedatangan Gus Ipul sore itu merupakan pertemuan pertama setelah lebih dari sepekan keduanya dipersepsikan sebagai mulai renggang. Bahkan, saat Sokarwo menggelar road show untuk mencari dukungan Pilgub Jatim 2013 ke DPD Partai Hanura dan Golkar pada Senin (7/1/2013), Gus Ipul tidak mendampingi. Gus Ipul malah ke Jakarta dan bertemu dengan Khofifah di Kantor DPP PKB.

Baca:  Khofifah Cari Modal Pilgub, Jadi Bintang Iklan Minuman

Gus Ipul muncul setelah Soekarwo, berdialog dengan wartawan. Dengan gaya khasnya, cengar-cengir, melempar senyum ke kanan dan kiri, Gus Ipul langsung masuk ke salah satu ruangan di Grahadi, yang merupakan ruang kerja Soekarwo. Sekitar satu jam, Gus Ipul diterima Pakde Karwo.

Gus Ipul membantah jika pertemuan empat mata itu terkait Pilgub Jatim 2013. “Pilgub itu masih lama,” cetus Gus Ipul. Mengenai ultimatum Pakde Karwo, Gus Ipul mengelak. Dengan nylenehnya, ia malah menyatakan nanti pada waktunya ia akan melakukan deklarasi. Pernyataan Gus Ipul kembali ambigu. Deklarasi bersama Pakde Karwo, melanjutkan duet Karsa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) jilid II, ataukan deklarasi Gus Ipul dengan Khofifah.

Gus Ipul menyatakan kalaupun saat ini ia tidak bersama Pakde dalam sejumlah kunjungan ke Partai Politik lantaran dirinya ada kegiatan lain yang tak bisa ditinggal. “Saya ke PKB juga sudah izin,” ucap Gus Ipul.

Soekarwo juga mengaku telah bertemu dengan Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN, serta Choirul Anam, Ketua Umum DPP PKNU. Baik Hatta maupun Choirul Anam juga minta Soekarwo tetap menggandeng Gus Ipul di Pilgub Jatim 2013, meneruskan Karsa Jilid II. Kata Pakde Karwo, dirinya yakin melalui tambahan tiga parpol itu sudah mendapat dukungan fantastis. Dengan demikian sudah enam partai yang mendukung Soekarwo berpasangan dengan Gus Ipul, yakni Demokrat, Hanura, Golkar, PPP, PAN dan PKNU.

Baca:  KPID Jatim Akan Memantau Iklan Kampanye Pilgub Jatim 2013

Sejumlah partai lain, lanjut Pakde, juga dalam proses menjalin komunikasi bersama dirinya. Seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra. Untuk PKS, dirinya tengah menjadwalkan untuk bisa bertemu langsung dengan presidennya. “Sementara untuk Gerindra saya memang belum ketemu Pak Prabowo,” ujarnya.

PBNU Pasrah ke PKB terkait kandidat Pilgub Jatim 2013

Ketum PBNU menyerahkan urusan teknis Pilgub Jatim 2013 kepada PKB. Menurut Said, dua tokoh kader NU Jatim ini bisa mau ketemu dari hati ke hati setelah ada miskomunikasi. Adapun secara teknis yaitu kelanjutan dari pertemuan tersebut, itu urusan PKB sebagai pemegang peranan politik. “Saya kan hanya berupaya mempertemukan dua kader untuk buka-bukaan, omong-omongan dari hati ke hati itu tugas saya,” ujarnya saat ditemui wartawan di ruang VIP Room Bandara Internasional Juanda Surabaya, Selasa (8/1).

Baca:  KPUD Tuban Tetapkan DPTPemilu 2014 Sebanyak 928.816 Pemilih

Said Agil menyatakan keinginan menduetkan Khofifah dan Gus Ipul merupakan permintaan kiai-kiai dan warga NU Jatim. Bukan PBNU. “Warga NU Jatim sudah kangen kalau ada dua kader NU yang bisa bertemu (bersatu) dalam kancah politik. Bukan hanya di acara tahlilan dan istighosah saja yang bisa bersatu, tapi di politik juga tidak berusaha berijtihad sendiri-sendiri,” dalihnya.

Said Agil Siradj juga menegaskan mengenai kandidat Pilgub Jatim 2013  itu sudah masuk urusan teknis, sehingga akan diserahkan kepada kiai-kiai Jatim dan PKB. “Intinya, Gus Ipul dan Khofifah harus gandeng. Siapa yang menjadi nomor satu dan nomor dua itu urusan politik,” tegas pemangku Ponpes Buntet Cirebon ini. (SP, edtr:anang)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman