Home » Biografi » Soekarwo
soekarwo

Soekarwo

soekarwoSoekarwo merupakan Kandidat Gubernur terkuat dalam Pilgub Jatim 2013. Sebab, Soekarwo merupakan incumbent dan mempunyai popularitas tertinggi di Jatim. Kebijakannya juga dinilai cukup membuat perekonomian Jawa Timur Cukup Stabil. Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo (lahir 16 Juni 1950 di Madiun, Jawa Timur) adalah Gubernur Jawa Timur periode jabatan tahun 2009 hingga tahun 2014.

Dia dikenal sebagai sosok birokrat tulen. Pakde Karwo adalah seorang yang sangat visioner. Hal ini terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dia ambil. Ketika Soekarwo menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Jawa Timur, dia banyak memberikan gagasan yang saat itu sempat dinilai aneh.

Contohnya ketika Pakde Karwo memangkas proses pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sebelumnya membutuhkan waktu satu atau dua hari menjadi 5-10 menit. Banyak kalangan menilai ide itu tidak masuk akal, tetapi kecerdasan Soekarwo meyakinkan bawahannya bahwa itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan informasi teknologi (IT). Gagasan ini akhirnya terlaksana dengan baik.

Baca:  Sapardi DJoko Damono, Semakin Produktif di Usia Senja

Gagasan demi gagasan terus dikembangkan. Terlebih saat dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Saat itu, Soekarwo melontarkan gagasan pelayanan publik. Soekarwo mengubah perspektif birokrat yang sebelumnya sebagai pemerintah, menjadi birokrat sebagai pelayan. Soekarwo mulai menggunakan mekanisme mesin atau perbankan untuk memudahkan urusan administrasi pelayanan.

Soekarwo terpilih sebagai gubernur dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan selama tiga putaran (putaran pertama tanggal 23 Juli 2008 dan putaran kedua tanggal 4 November 2008) serta pemilihan ulang putaran kedua (putaran ketiga) di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang tanggal 21 Januari 2009. Pada tanggal 12 Februari 2009, Soekarwo dilantik sebagai gubernur dan Saifullah Yusuf sebagai wakil gubernur Jawa Timur oleh Menteri Dalam Negeri H. Mardiyanto.

Baca:  Kejujuran Aiptu Jailani Gresik Menjadi Pemberitaan Media Nasional

Sebagai Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memegang komitmen mengentas kemiskinan lewat solusi memberikan fasilitas dan kemudahan di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta memberikan fasilitas pada Koperasi.

Untuk menarik inverstor agar menanamkan modalnya di Jawa Timur, “Soekarwo” telah melakukan langkah progresif dengan mendirikan Pusat pelayanan Perijinan Terpadu (P2T), yang memotong jalur birokrasi yang membutuhkan waktu lama menjadi lebih cepat.

Di samping itu, juga disediakan tanah yang siap untuk investor, memberikan kecukupan listrik, sehingga menjadikan suatu konsep yang berkorelasi positif antara pengentasan kemiskinan dan memperluas lapangan kerja. Dengan demikian, Soekarwo tetap berpihak pada rakyat miskin namun tetap memberikan kesempatan pada pengusaha untuk mengembangkan investasinya.

Baca:  Kim Jong Un, Bukan Boyband Korea Tapi Bikin Guncang Dunia

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *