Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Solusi Anak Mencret Karena Alergi Susu Sapi

Solusi Anak Mencret Karena Alergi Susu Sapi

Solusi Anak Mencret Karena Alergi Susu Sapi. Susu formula yang diberikan kepada anak sering kali memberikan efek samping yang mengganggu kesehatan seperti alergi. Hal ini dikarenakan susu formula secara genetik berasal dari hewan.

Protein hewani yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan alergi pada dinding usus halus. Tak ayal, pada sebagian besar kasus pada anak yang sistem imunitasnya masih tergolong rendah, kondisinya sulit untuk menerima protein hewani yang terkandung di dalam susu formula. Karena bagaimana pun tidak ada yang dapat menggantikan nilai nutrisi yang terdapat di dalam ASI.

Anak dapat mengalami gejala alergi susu langsung setelah mengonsumsinya (reaksi cepat), namun sebagian lain gejalanya baru muncul setelah beberapa jam atau beberapa hari minum susu (reaksi lambat).

Baca:  Terkena Virus Zika, Apakah Boleh Hamil Lagi?

Dari soal gejalanya, alergi susu sapi yang umum terjadi adalah masalah saluran pencernaan. Diantaranya yang paling sering muncul adalah seperti keluhan sakit perut, mual, muntah, sesak napas atau mengi dan diare (mencret).

Untuk mengatasi gangguan pencernaan pada anak, halaman berikut ini tiga kiat yang dapat Anda terapkan:

1. Mencari sumber lain untuk kebutuhan vitamin dan mineral

Produk susu adalah sumber utama dari kalsium, protein, vitamin D, dan B12. Jika anak Anda memiliki alergi susu sapi, makanan pengganti seperti brokoli, bayam, dan kedelai bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

2. Mengganti produk susu

Susu kedelai, nasi, dan susu kacang almond bisa menjadi alternatif pilihan pengganti susu sapi karena dilengkapi dengan kalsium dan vitamin D.

Baca:  Jika Anak Menelan Jarum Pentul, Apa yang Harus Dilakukan?

3. Konsultasi dengan dokter anak

Bila anak Anda memiliki alergi susu, biasanya dokter setelah pertimbangan panjang dan penilaian cermat nan rumit akan menyarankan susu berbahan partially-hydrolyzed protein yang diyakini dapat menurunkan risiko alergi di kemudian hari. Sedangkan extensive-hydrolyzed protein umumnya diberikan kepada anak yang telah menunjukkan gejala alergi (manifestasi alergi). Demikiannya dokter melakukan rekomendasi yang ada adalah melalui proses evaluasi dan diagnosa yang tidak sembarangan. Karena bagaimana pun nutrisi yang terdapat pada ASI tidak dapat tergantikan.

dr. Mega Putri/ Anggota Redaksi Medis Klikdokter.com

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *