Gresik

Stadion Bukit Lengis Ciptakan Konflik Kepentingan Antar Elemen

demo stadion bukit lengis
foto:gresiksatu.com

Stadion Bukit Lengis yang menyerap anggaran ratusan miliar rupiah telah menciptakan pro dan kontra antar elemen masyarakat Gresik. Berbagai elemen masyarakat terlibat demo dengan topik yang sama tetapi bertolak belakang dalam kepentingan. Dua massa yang pro dan kontra terhadap pembangunan stadion bukit lengis hari ini sama-sama melakukan aksi massa.

Massa dari LSM Forkot, MGPK, Pudak, Sebumi dan  PMII Cabang Gresik dengan mengatsnamakan Aliansi Solidaritas Lengis (ASL) dalam dua hari berturut-turut melakukan aksi penolakan stadion di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan kantor Bupati Gresik yang terletak di Jalan Raya Wahidin Sudirohusodo

Sementara di tempat lain, sekitar 50 orang pro stadion Bukit Lengis yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Olah Raga (Gempor) demo di gedung DPRD Gresik, kemarin. Mereka mengklaim berasal dari Persatuan Guru Olahraga (PGO), Komunitas OlahRaga Gresik, Ultras Gresik, Pemuda Pancasila Gresik dan Pengcab PSSI Gresik.

Baca:  Semen Gresik dan BNI Bersinergi Membiayai Distributor

Massa Gempor datang sekitar pukul 10.00 WIB dan melakukan orasi di depan kantor DPRD Gresik yang intinya mendukung pembangunan stadion. Selain itu, mereka membagikan selebaran kepada pengguna jalan yang berisi 4 hal yakni perencanaan pembangunan stadion sudah diputuskan dan disetujui DPRD.

“Kami minta pembangunan stadion bukit lengis dilanjutkan. Karena itu program tetap dan sudah disepakati dewan,” ujar Syamsul Arifin, koordinator aksi dalam orasinya.  Karena mayoritas pimpinan DPRD Gresik sedang mengikuti kegiatan konsultasi ke Jakarta bersama Panitia Khusus (Pansus) Kode Etik dan Tata Beracara, maka pengunjukrasa ditemui oleh Ketua Komisi D DPRD Gresik, Chumaidi Ma’un. Politisi dari PKB tersebut dihadapan massa mengatakan, bahwa,pembangunan stadion sudah disepakati. Hanya pihaknya sebagai wakil rakyat berhak mengawasinya.

Baca:  Aliansi Solidaritas Lengis Tuntut Pemkab Batalkan Proyek Stadion

Ditempat terpisah, massa dari LSM Forkot, MGPK, Pudak, Sebumi dan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Cabang Gresik dengan mengatsnamakan Aliansi Solidaritas Lengis (ASL) dalam dua hari berturut-turut melakukan aksi penolakan stadion Bukit Lengis di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan kantor Bupati Gresik yang terletak di Jalan Raya Wahidin Sudirohusodo.

Massa aksi yang menolak pembangunan stadion bukit lengis ini tidak diterima oleh Bupati Gresik, maupun DPRD. Bupati dengan tegas menolak dialog dengan massa aksi. Kecewa karena tidak mendapat respon dari pihak Bupati, DPRD dan DPU massa aksi akhirnya memblokir Jalur Gresik-Lamongan yang menciptakan kemacetan ratusan meter dan melakukan orasi didepan kantor Bupati Gresik. (GS/ edtr:anang)

Baca:  Redam Muscablub PKB Gresik, Robbach Ma'sum Akan Di Korbankan

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman