Home » Gaya Hidup » Sexologi » Lakukan Hal Tidak Terpuji Suami Istri di Surabaya Ditangkap Polisi
Master tukang, tutorial pertukangan
pasangan mesum

Lakukan Hal Tidak Terpuji Suami Istri di Surabaya Ditangkap Polisi

Suami Istri Beradegan Sex Secara Live di Depan Para Tamu. pasangan suami istri (Pasutri) asal Gubeng, Surabaya ini bersedia mempertontonkan adegan seksualnya kepada orang lain. Syaratnya dibayar Rp 850 ribu. Layanan seks secara langsung (live sex show) ini sebenarnya sudah biasa di Jakarta. Tapi di Surabaya, ini pertama kalinya terungkap polisi.

Suami Istri Beradegan Sex, Tommy (32) dan Devi (28), sudah dua kali menyediakan bisnis ini pada kliennya di hotel. Pasangan ini telah 7 tahun menikah dan memiliki dua orang anak. Keduanya ditangkap saat mengadakan pertunjukan tak lazim itu di Hotel V3, Jalan Tambak Bayan, Surabaya.

Menyikapi adanya perilaku Suami Istri Beradegan Sex secara line, Polisi segera menurunkan tim ke lapangan. Anggota Polisi menyaru sebagai pasangan suami ini sepakat bertemu dengan Tommy pada Kamis (28/3) sekitar pukul 20.30 Wib di Hotel V3. Setelah bertemu, polisi dan pelaku kemudian menyewa kamar 242 di hotel itu. Di sana, mereka menawarkan adegan live show antara Tommy dengan istrinya di dalam kamar itu. Polisi yang menyaru sebagai klien kemudian merekam adegan itu dan kemudian menangkap mereka.

Baca:  Remaja Pesta Seks Digerebek Warga

“Kami memang menangkap pelaku dalam Operasi Pekat Semeru pada akhir bulan lalu. Kemungkinan, bisnis ini seperti ini adalah yang pertama di Surabaya,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anom Wibowo di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (3/4). Pihaknya menjebak pasangan suami istri itu ketika sudah melakukan adegan pornonya. “Mereka menyediakan bisnis ini untuk membangkitkan libido atau gairah seks bagi pasangan suami istri yang menontonnya,” terang Anom.

Suami Istri Beradegan Sex ini menyatakan faktor ekonomi menjadi alasan pelaku pasangan suami istri Tommy dan Devi menggeluti bisnis live seks show. Idenya datang dari Tommy. Ide itu muncul setelah kebutuhan ekonomi yang cukup tinggi. Sedang penghasilannya tak mencukupi. Terlebih lagi, pasangan ini mempunyai dua orang anak, masing-masing berusia 4 tahun dan 2 tahun. “Selama ini saya memang mengumpulkan limbah bekas dan dijual lagi,” akunya.

Baca:  Bikin Wanita Ketagihan di Ranjang dengan Cara Ini

Lantaran penghasilan dari pekerjaan itu masih kurang, ia pun nekat berbisnis esek-esek dengan istrinya sendiri. Munculah pikiran untuk pasang iklan ke media dengan berkedok massage seharga Rp185 ribu untuk 6 kali tayang. Pesan iklan yang tertulis hanya “Chinese massage khusus pasutri bersih, putih”. Dalam iklan hitam putih itu, pasangan ini hanya mencantumkan nama samaran, Kevin & Devi, dengan nomer telepon 083856532017.

“Dari pemasangan iklan itu saya udah dapat dua pelanggan tetap,” cetus Tommy. Iklan pertama kali tayang pada 22 Maret 2013. Ternyata iklan itu mendapat respon lumayan.

Ide Tommy ini sebenarnya mendapatkan penolakan istrinya. Tapi ketika dijelaskan masalah kebutuhan ekonomi yang selalu kurang, Devi akhirnya mengiyakan kemauan suaminya. Pada waktu mendapatkan pelanggan pertama, kedua pasangan ini sebenarnya takut untuk melakukan adegan seks yang harus dilihat langsung oleh orang lain. “Sebenarnya takut juga, tapi mau gimana lagi,” ucapnya.

untuk melihat suami Istri Beradegan Sex secara langsung itu, Tommy memasang tarif Rp 850 ribu. Pertunjukan dilakukan di sebuah hotel yang harus dibayar pelanggan. Dalam pertunjukan tersebut, Tommy dan Devi berhubungan badan di atas ranjang. Sementara pelanggan dengan bebasnya melihat mereka berhubungan intim. Pertunjukan itu dibatasi selama 20 menit.

Baca:  Perilaku Seksual Berdasarkan Zodiak 2013

Tommy mengelak jika layanan seks yang diberikannya ditujukan kalangan bebas. Kata Tommy, dirinya hanya menerima pelanggan yang sudah bersuami istri. “Mereka melihat saya dengan alasan untuk mendongkrak libido,” terang Tommy.

Atas perbuatan itu, pasangan ini dijerat dengan pasal 34 Jo 36 UU No 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. Namun, hanya tersangka Tommy yang ditahan. Sedang Devi tak ditahan dengan alasan kemanusiaan, karena anak – anak mereka masih butuh perhatian ibunya. (sbypg)

Kata Pencarian:

sek bebas suami istri (7),pilem sek surabaya (5),bokep pasutri live (3),bokep suami istri jawa timur (3),surabaya sek bebas (3),bokep suami istri surabaya (3),video bokep hubungan istri jkr (2),lihat pidio bokep surabaya (2),gambar suami istri mesum (2),foto mesum pasutri di kamar (2),pertunjukan senggama di cina (2),Gambar pasutri bercinta (2),bf ml dengan dua istri (2),nonton bokep devi surabaya (2),bokepareksuroboyo (2)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *