Home » Persegres Gresik United » Suharno Dipecat Dari Kursi Pelatih Persegres
suharno dipecat

Suharno Dipecat Dari Kursi Pelatih Persegres

suharno dipecatSuharno Dipecat Dari Kursi Pelatih Persegres. Kabar mengejutkan datang dari klub kesayangan warga Gresik Persegres. Terhitung terhitung sejak kemarin (27/2), pelatih Laskar Joko Samudro Suharno dipaksa hengkang. Kekalahan dari PBR Minggu lalu berbuntut panjang bagi Suharno. Per hari ini (27/02) Suharno resmi dipecat dari jabatan pelatih Persegres.

” Suharno Dipecat Mas mulai tadi sore,” kata media officer Persegres Adi Sarminto Rabu (27/2) malam. Ia membenarkan apa yang tertulis dalam akun Twitter resmi Persegres yang pertama kali mengumumkan Suharno dipecat. Hasil buruk selama empat laga terakhir menjadi penyebab Suharno dipecat. Apalagi semasa ditangani Suharno, Persegres hanya mendapatkan 13 poin dari 9 laga yang telah dilakoni. Padahal target juara dipasang di bahu Suharno oleh manajemen.

Baca:  Persegres Absen di Piala Gubernur Jatim 2012

Keputusan pemecatan Suharno ini cukup unik. Yakni diambil dari hasil polling pemain klub berjuluk Laskar Jaka Samudra itu kemarin sore. Sebanyak 20 dari 26 pemain (minus Siswanto yang absen dalam pertemuan itu) sepakat memecat Suharno. “Tentu saja ini menjadi pilihan yang sulit bagi kami. Tapi, bagaimanapun keputusan harus tetap kami ambil demi kebaikan tim,” kata Adi seraya menambahkan untuk sementara asisten pelatih yang akan menemani tim latihan.

Terpisah, Suharno enggan memberikan pernyataan terkait dengan status dirinya di klub kebanggaan Ultras itu. Mantan pelatih Arema ISL musim lalu itu menyebut dua pihak di jajaran petinggi klub seperti CEO Soesanto Tjahjo Kristiono dan manajer Thoriq Majiddanoor yang harus menjelaskannya. “Merekalah yang lebih berkompeten,” jelasnya singkat.

Baca:  Persegres Lolos Play Off dan Bertahan di ISL

Sedangkan koordinator Ultrasmania Ludiono menyesalkan berhembusnya kabar itu. Ludiono berpendapat, tidak seharusnya manajemen sering melakukan pergantian pelatih. “Karena kalau sering-sering, prestasinya Persegres bisa-bisa tidak tentu seperti musim lalu,”keluhnya. Ludiono berharap, supaya manajemen mengkaji ulang keputusan Suharno dipecat  itu. “Kalaupun memang mau ganti pelatih, sebisa mungkin konsep pelatih yang berikutnya benar-benar jelas, dan sesuai untuk Persegres,” pungkasnya. (Bola.net/radargresik, editor:ang)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *