Home » Uncategorized » Sumur Gas di Bojonegoro Mengalami Kebocoran

Sumur Gas di Bojonegoro Mengalami Kebocoran

gas bocor bojonegoroSumur Gas di Bojonegoro Mengalami Kebocoran. Sebuah lokasi pengeboran gas di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas mengalami kebocoran, Senin (13/01/2014).

Menurut sejumlah warga di sekitar lokasi kebocoran gas, bau tidak menyengat itu baru diketahui sekitar sore lalu, menjelang ibadah sholat Maghrib tiba. Akibat mencium bau itu, sejumlah warga mengalami mual-mual. “Baunya gak enak betul. Seperti telur busuk,” kata Yulianto (31), salah satu warga disana.

Belum diketahui berapa korban persis akibat mencium bau tersebut, Kapolsek Kapas AKP Supriyono, ketika dikonfirmasi, belum menjawab panggilan telepon dari SURYA.

Kendati begitu, hingga kini baru diketahui ada seorang yang pingsan karena menghirup bau itu. Korban adalah seorang pekerja di proyek pengeboran itu bernama Ayat. Korban kini telah dirawat di RS Aisyah, Bojonegoro guna mendapat penanganan medis.

Baca:  5000 Solar Subsidi Diamankan Polres Madiun

Sedangkan lokasi bocornya sumur minyak, berada di sumur Sukowati 29 di lapangan B. Sumur itu dikerjakan oleh perusahaan patungan Joint Operating Body Petrochina-Pertamina.

Sekedar diketahui, kebocoran gas bukan kali ini saja terjadi di Bojonegoro. Pada pertengahan tahun lalu, dua warga Bojonegoro juga pingsan setelah menghirup kebocoran gas di pipa gas buang (Flare) milik PT Gasuma Federal Indonesia, yang lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Tuban-Bojonegoro.

Gas yang bocor ini biasanya Hidrogen Sulfida (H2S). Campuran senyawa kimia ini merupakan bahan dasar pembuatan Liquid Natural Gas (LNG).

Senyawa gas yang terbuat dari aktivitas biologis bakteri organik ini tergolong beracun, karena itupula apabila menciumnya akan terasa mual-mual. Bau tersebut biasanya menyebar hingga radius satu kilometer. (surya)

Baca:  Sopir MPU Pamekasan Ngeluruk Kantor DPRD

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *