Home » Uncategorized » Surabaya Eco School Tentukan 3 Sekolah Sebagai Pemenang
surabaya eco shool
foto:surabayaecoschool.tunashijau.org

Surabaya Eco School Tentukan 3 Sekolah Sebagai Pemenang

surabaya eco shool
foto:surabayaecoschool.tunashijau.org

Surabaya Eco School Tentukan 3 Sekolah Sebagai Pemenang. Semakin meningkatnya laju industrialisasi, memicu peningkatan emisi karbon dan memburuknya kualitas lingkungan. Hal ini coba dipecahkan oleh berbagai elemen peduli lingkungan di Surabaya. Salah satunya dengan memupuk kesadaran peduli lingkungan melalui sekolah dengan menyelenggarakan Surabaya Eco School 2012.

Seorang penyelengara Surabaya Eco School dan juga aktivis senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni, mengatakan sebanyak 230 sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA di Kota Surabaya mengikuti Surabaya Eco School 2012.

Tiga sekolah di Surabaya yakni SDN Rungkut Menanggal I, SMPN 28 dan SMKN 10, masing-masing meraih juara I dalam ajang lomba sekolah berwawasan lingkungan atau “Surabaya Eco School” (SES) 2012.

“Dari 230 sekolah dikerucutkan menjadi 45 finalis nominasi sekolah terbaik. Dari 45 sekolah tersebut akhirnya terpilih tiga juara dari masing-masing tingkat pendidikan,” kata Zamroni saat menghadiri Grand Final Surabaya Eco School 2012 di Pemkot Surabaya.

Baca:  Parade Budaya dan Seribu Bunga Surabaya Heboh dan Semarak

Menurut dia, Surabaya Eco School merupakan sebuah ajang lomba sekolah berwawasan lingkungan yang terselenggara atas kerjasama Pemkot Surabaya, Organisasi Tunas Hijau, dengan didukung PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT. Dharma Lautan Utama, PPS Teflon Paint Protection dan Bank Jatim.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, lanjut dia, Surabaya Eco School kali ini diikuti oleh total 230 sekolah mulai tingkat SD, SMP, dan SMA. Jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingkan tahun sebelumnya dimana tercatat 120 sekolah yang berpartisipasi.

Zamroni menerangkan, babak penyisihan telah dimulai sejak awal September lalu. Sedangkan masa penilaian tahap final atau 45 besar Surabaya Eco School telah dimulai sejak dilaksanakannya Workshop II SES pada 23-25 November sampai 19 Desember 2012.

Baca:  Kisruh Terminal Osowilangun Membuat DPRD Surabaya Gerah

Adapun yang menjadi kriteria penjurian antara lain penilaian lapangan, perkembangan program lingkungan hidup harian masing-masing sekolah, pelibatan warga sekolah, laporan kegiatan yang disampaikan secara rutin, dan hasil dari program lingkungan hidup yang dilakukan.  Selain itu, penerapan ekonomi hijau, sarana pendukung lingkungan hidup, pemanfaatan limbah sekolah serta media promosi lingkungan hidup juga tak luput dari pengamatan tim penilai.

Setelah melewati proses penjurian, kata dia, akhirnya munculah pemenang yang terbagi berdasarkan tingkat SD, SMP, dan SMA. Untuk sekolah dasar, SDN Rungkut Menanggal I dinobatkan menjadi terbaik pertama. Sedangkan yang menduduki juara I untuk tingkat SMP dan SMA masing-masing adalah SMPN 28 dan SMKN 10.

Baca:  Pameran Smartfren di Surabaya Targetkan Penjualan 1000 Unit

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan arti pentingnya lingkungan bagi kelangsungan sebuah Negara. Dia lantas mengambil contoh, di Belanda diajarkan tidak boleh merusak rumput, apalagi yang ada di sekitar tanggul karena itu berpengaruh pada kekokohan tanggul tersebut.  “Hal itu sudah diajarkan sejak usia dini,” paparnya.

Wali Kota Surabaya juga menyemangati sekolah-sekolah yang belum berhasil menang di  Surabaya Eco School. Menurutnya, yang terpenting dari semua ini adalah bukan masalah menang atau kalah.  “Intinya semua sudah bekerja keras menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Yang kalah jangan putus asa, tetaplah berjuang,” ujarnya. (antarajatim, edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *