Home » Nasional » Tahanan Kok Bisa Pelesiran? Ini Indonesia Bung!
kasus bumi putera bawean
tribunnews.com

Tahanan Kok Bisa Pelesiran? Ini Indonesia Bung!

Kasus tahanan pelesiran, sel mewah, penyelundupan narkoba di lapas. Hal memuakkan yang biasa terjadi di lapas kita. Termasuk kasus terbaru beberapa tahanan korupsi ternyata bebas pelesiran dengan tenangnya.

Tim tujuh yang menginvestigasi kasus plesiran narapidana menyimpulkan petugas melakukan kesalahan saat mengawal narapidana korupsi.

“Dari proses investigasi tim tujuh, memang ada kesalahan pada pengawalan yang tidak melekat terhadap para narpidana yang diizinkan keluar,” ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat Molyanto kepada wartawan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Kamis 9 Februari 2017.

Ahli Hukum Pidana Universitas Indonesia, Akhiar Salmi mengaku tidak kaget dengan pemberitaan mengenai adanya nara pidana (Napi) yang pelesiran.
“Kenapa napi bisa keluar (pelesiran)? Ternyata memang bisa. Saya dulu tinggal di asrama dan ada istilah bisa juga. Semuanya bisa. Apakah ini ada hubungannya atau kaitan dengan apa yang diungkap oleh bapak Adam Malik semua di Indonesia bisa diatur. Mungkin itu kali, jadi kenapa bisa, ini Indonesia Bung! Mungkin jawaban seloroh kita,” kata Akhir Salmi saat diskusi bersama Anggota Komisi III DPR Nasir Jamil dengan tema “Napi Pelesiran, Kok Bisa?” di Media Center DPR RI, Kompleks Parlamen, Jakarta, Kamis (9/2).

Baca:  Lazada Hampir Bangkrut, Sebelum Disuntik Modal Alibaba

Menurut Akhir, ada beberapa persoalan mengapa napi bisa pelesiran. Pertama adalah persoalan sistem peradilan pidana terpadu yang tidak jalan. Sistem peradilan pidana terpadu ini mempunyai beberapa sub sistem.

Akhir menyebutkan kepolisian tugasnya adalah menyidik dan menyelidik. Sub sistem pertama ini yang berkaitan dengan kejahatan tentunya. Kedua adalah kejaksaan yang tugasnya menuntut dan eksekusi. Sedangkan ketiga pengadilan yang tugasnyauntuk mengadili suatu tindak pidana.

“Diproses kemudian diadili kemudian setelah dia adili dan ada keputusan inkrah tugas sub sistem ke empat adalah lembaga pemasyarakan. Tugasnya adalah membina narapidana ini nanti,” katanya.(fri/jpnn/metrotvnews)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *