Home » Teknik Budidaya » Peternakan » Ayam Kampung Super (Joper), Cara Ternak Ayam Joper Modern

Ayam Kampung Super (Joper), Cara Ternak Ayam Joper Modern

Ayam kampung super, begini cara ternak joper secara modern. Ayam kampung super sangat diminati baik oleh peternak maupun konsumen. Bagi peternak ayam joper cepat besar dan cepat panen, bagi konsumen daging ayam joper lebih enak dibanding ayam pedaging.

Ayam Kampung super atau ayam jawa super biasanya disingkat dengan istilah joper merupakan ayam hasil silangan Ayam petelur Isa Brown dengan Ayam Kampung atau ayam bangkok. Teknis pembibitannya adalah 5-8 ekor betina ayam petelur di tempatkan satu kandang dengan seekor ayam bangkok. Hasil silangan ini menghasilak bibit ayam Joper yang mempunyai tekstur daging mirip dengan ayam kampung.

Berikut ini cara ternak ayam kampung super yang penyampaiannya secara ringkas agar para peternak pemula mendapat panduan dalam memelihara ayam kampung super secara optimal.

Ukuran kandang ayam kampung super (Joper)

Untuk kandang ayam kampung super yang dipelihara dari anakan hingga panen dibedakan menjadi kandang pemeliharaan DOC dan kandang kandang pembesaran.

  • Kandang pemeliharaan DOC ayam kampung super

dengan ukuran 1 meter persegi dapat memuat sekitar 70-100. Semakin besar maka kapasitas per meter dapat dikurangi. Kandang pemeliharaan DOC digunakan saat anakan ayam baru menetas dan sampai berumur 2 minggu. Pada kandang ini dipasang alat pemanas buatan agar anakan ayam merasa hangat dan dengan diberi lampu sepanjang hari agar ayam akan terus mengkonsumsi pakan dan dapat memacupertumbuhannya.

  • Kandang pembesaran ayam kampung super
Baca:  Mengenal Berbagai Jenis Murai Batu dan Pengelompokannya

Kandang pembesaran tidak mempunyai ukuran yang baku. Ukuran dapat disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Pada umunya ukuran kandang mempunyai lebar 6-9 meter dan panjang 50-70 meter. Sebagai contoh untuk kandang dengan ukuran untuk 10×8 meter yang dapat menampung 450 ekor ayam. Jadi kapasitas sekitar 8 ekor/ meter untuk ayam yang sudah siap panen.

Kepadatan kandang Ayam kampung Super

Untuk ayam kampung perlu pengaturan yang tepat agar ayam tetap dalam kondisi nyaman dan tidak berdesak-desakan. Semakin besar umur ayam maka ayam membutuhkan kandang dengan populasi yang semakin berkurang.

Berikut kepadatan populasi per meter persegi (ekor/ meter persegi)

1. Umur 1-6 hari dengan kepadatan 60 ekor per meter persegi

2. umur 7-12 dengan kepadatan 40 ekor per meter persegi

3. Umur 13- 30 hari dengan kepadatan 20 ekor per meter persegi

4. Umur 31- panen dengan kepadatan9 ekor per meter persegi

Pakan dan jumlah pakan per ekor sampai umur saat dipanen

Dengan masa pemeliharaan yang cukup singkat, ayam kampung super tidak membutuhkan banyak pakan selama dipelihara peternak. Dengan konsumsi pakan dari DOC- masa panen rata-rata 2,2 kg/ ekor maka ayam kampung super tidak membutuhkan banyak pakan. Apalagi bila ditambahkan dengan pakan tambahan seperti jagung giling, beras merah giling dan bekatul atau dedak dengan jumlah yang terbatas maka akan mengurangi ongkos atau pengeluaran karena pakan. Jadi cukup efisien dalam hal pakan.

Baca:  Budidaya Ternak Sapi Perah Intensif Semi Modern

Pemberian multivitamin

Pemberian multivitamin bisa di berikan untuk menjaga stamina ayam tetap dalam kondisi prima.

Beikut ini beberapa jenis multivitamin untuk ayam kampung super:

1. Umur 1 hari pemberian air gula dan Vita chick atau Neo meditril yang bertujuan mengatasi stres, meningkatkan ketahana tubuh yang diberikan dengan dicampurkan pada air minum.

2. Umur 4-6 hari diberikan Vita Chick atau vita stress yang bertujuan mencegah ayam menjadi stres dan untuk memacu pertumbuhan yang pemberiannya dengan di campurkan pada sir minum.

3. Umur 12- 13 dan pada umkur 22-24 hari, umur 31-32 hari diberikan Vita stress atau Fortevit untuk mencegah stres dan untuk memacu pertumbuhan yang diberiakan melalui air minum.

4. Umur 42 hari diberikan obat cacing untuk mencegah ayam menjadi cacingan.

Jadwal vaksinasi bagi Ayam Kampung Super

Ayam kampung super dapat diberikan vaksinasi dengan tujuan untuk mencegah ayam terkena penyakit. Berikut jadwal imunisasi dari ayam mulai dari DOC hingga siap panen pada umur 6 minggu:

1. Umur 3 hari dan numur 21 hari diberi vaksin Strain F/ Strain RIVS2 yang pemvberiannya dengan diteteskan pada mata. Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit ND (Tetelo).

2. Umur 10 hari diberi vaksin gumboro yanh bertujuan untuk mencegah penyakit gumboro. Pemberiannya dengan di teteskan pada mulut atau dicampur dengan air minum.

Baca:  Potensi Bisnis dan Teknik Budidaya Penggemukan Sapi Potong

Pencegahan terhadap penyakit

Upaya pencegahan penyakit sangat diperlukan dalam pemeliharaan ayam secara intensif. Hal yang diperlukan diantaranya sanitasi disekitar kandang. Hindari genangan pada kandang agar tidak menjadi sarang nyamuk dan serangga. Perlu kita ketahui nyamuk dan serangga dapat menjadi perantara penyakit.

Di samping itu ventilasi juga sangat diperlukan karena udara yang panas di sekitar kandang dapat menyebabkan ayam menjadi panas dan stres. Hal tersebut akan memacu ayam menjadi lemah dan lesu serta kehilangan nafsu makan. Bila hal tersebut berkelanjutan maka ayam akan sakit dan tidak menutup kemungkinan ayam akan mati. Di samping itu perlakuan terhadap ayam yang sakit juga mempengaruhi kesehatan ayam pada umumnya.

Pengobatan terhadap penyakit

Penyakit yang menyerang pada ayama kampung super pada umumnya berupa tetelo/ sampar, snot dan penyakit gumboro. Untuk pencegahan bisa diberikan bverupa vaksinasi sedangkan pengobatan penyakit bisa dengan obat yang direkomendasikan.

Masa panen ayam kampung super

Ayam kampung super dapat dipanen pada umur 6 minggu dengan berat berkisar 0,7-0,9 kg per ekor. Jika masa pemeliharaan diteruskan hingga umur 12 minggu maka berat ayam bisa mencapai 0,9-1,1 kg per ekor. Harga jual ayam kampung super per kg berkisar Rp33,000-Rp 34,000/ kg. Harga tersebut berlaku untuk wilayah pulau Jawa dan harga sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *