Uncategorized

Tour de Banyuwangi Memasuki Etape Terberat

Tour de Banyuwangi Memasuki Etape Terberat. International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2015 hari ini, Jumat (8/5), memasuki etape ketiga yang merupakan etape ‘neraka’ menuju kaki Gunung Ijen.

Para pebalap bakal menanjak hingga ke ketinggian 1.871 meter di atas permukaan laut yang memiliki level tertinggi di balap sepeda (hors categorie). Jarak yang ditempuh pada etape ketiga ini adalah 123,5 kilometer.

Tanjakan menuju Gunung Ijen di Banyuwangi dikenal sebagai salah satu yang terekstrem di Asia karena berada di ketinggian lebih dari 1.871 meter di atas permukaan laut (mdpl), melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl.

Baca:  Produksi Padi Jatim Diprediksi Naik 11,5 Persen

“Para pebalap di etape ini akan memulai balapan start di kawasan laut di Kecamatan Muncar dan finish di Paltuding, kaki Gunung Ijen, yang berada di ketinggian 1.871 meter di atas permukaan laut (mdpl). Mereka di etape ketiga ini bakal “disiksa” tanjakan Ijen yang luar biasa menantang. Di Lereng Erek-erek Gunung Ijen, mereka akan beradu pancal dengan kemiringan mencapai 45 derajat,” ujar Chairman ITdBI Guntur Priambodo.

Sejumlah pebalap spesialis tanjakan (climber) diprediksi bakal merajai etape ketiga. Salah seorang climber yang diunggulkan adalah pebalap Perancis Peter Pouly dari Singha Infinite Team.

“Sesuai strategi tim kami, etape ketiga kami targetkan menang, karena tanjakan ke Gunung Ijen adalah kunci persaingan di tur ini,” kata Pouly.

Pebalap Portugal, Edgar Lemos Pinto, dari Skydive Dubai Pro Cycling Team yang memegang polka dot jersey (tanda penguasa tanjakan) siap bertarung habis-habisan hari ini.

Baca:  Noor Nahar Diperiksa Kejaksaan Terkait Korupsi Sepupunya

“Kondisi saya sebenarnya tidak terlalu baik. Saya berlatih di Portugal kemudian ke Spanyol. Dari Spanyol saya langsung ke Indonesia. Saya sedikit mengalami jet lag. Tapi saya sudah adaptasi, juga sudah mempelajari rute tanjakan di Banyuwangi dari berbagai referensi,” kata Pinto.

“Saya akan tunjukkan kemampuan terbaik saya. Saya tidak tahu dan saya tidak bisa berjanji. Yang jelas, saya akan berikan yang terbaik. Saya memiliki kemampuan menanjak yang lumayan untuk bisa bersaing,” kata pebalap berusia 29 tahun tersebut.

International Tour de Banyuwangi Ijen akan berakhir Sabtu (9/5) dengan etape keempat dengan rute sepanjang 114,4 kilometer. ITdBI adalah ajang balap sepeda yang sudah masuk agenda rutin (calendar of event) Persatuan Balap Sepeda Internasional Internasional (Union Cycliste Internationale/UCI).

Baca:  PSK Sumberloh Berburu Dukun dan Guna-guna Biar Laris

Tahun ini, ITdBI diikuti para 99 pebalap dari puluhan negara, antara lain, Perancis, Belanda, Kolombia, Kanada, Jepang, Singapura, Thailand, Iran, Spanyol, Filipina, Malaysia, Filipina, Australia, Korea, Tiongkok, Thailand, Selandia Baru, Rusia, Portugal, Taiwan, Uni Emirat Arab, Uzbekistan. Mereka tergabung ke dalam 20 tim yang terdiri atas 14 tim luar negeri (termasuk continental team) dan 6 tim dalam negeri. (mdk)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman