Peristiwa

Tower Provider Berdiri Diatas Masjid di Gresik, Warga Protes

Tower Provider Berdiri Diatas Masjid di Gresik, Warga Protes. Keberadaan tower illegal yang menjamur di Kota Gresik mengundang protes warga karena membahayakan. Yang lebih parah lagi, mengganggu masyarakat beribadah karena dibangun di masjid.

Warga RT 01 RW02, menolak berdirinya tower milik penyedia jasa provider PT Protelindo. Penolakan itu dilakukan karena warga khawatir jika tiba-tiba menara tersebut roboh dan menimpa orang yang ada dibawahya.

Apalagi lingkungan sekitar masjid berada ditengah perempatan kampung yang menjadi lalu lintas orang maupun kendaraan. Bahkan disamping masjid ada sebuah perguruan pendidikan swasta.

“Pendirian tower masih menjadi pro dan kontra karena hanya mendapat izin dari Ta’mir Masjid Misbachul Huda,”ujar Agus (50) salah satu warga Sukodono.

Baca:  Gresik Waspada Banjir Luapan Bengawan Solo

Ketua RT 01 Akhyar menyayangkan, sikap takmir masjid yang seenaknya main mengizinkan perusahaan PT Protelindo mendirikan tower seluler. “Permasalahan inikan sedang dibahas, lha kok tau-tau towernya sudah berdiri,” katanya Selain itu, Akhyar juga mengatakan, jika nantinya tower ini berdiri, pihak ta’mir masjid akan mendapatkan kompensasi sebesar 30 juta pertahun dan uangnya untuk dimasukkan kas masjid, namun kendati demikian warga tetap menolak berdirinya tower tersebut. “Pokoknya warga tetap menolak,” tegasnya.

Ny Oemi bahkan menyebut terang-terangan tower tersebu milik XL Axiata. Dia mendapat informasi dari pelaksana pembangunan tower. “Kalau mau serobot seperti ini apalagi diatas masjid, bisa-bisa tidak laku jualan pulsanya nanti. kuwalat,” seloroh ibu dua anak ini. Manajemen XL Aixata tidak menampik jika tower di Jl Sindujoyo tersebut digunakan oleh mereka.

Baca:  Nita Ariani, Wanita Muda Gresik Terlibat Jaringan Narkoba Kakap

Namun Humas XL Axiata, Putro Pamungkas menegaskan, tower tersebut bukan milik perusahaanya. Tower tersebut milik PT Protelindo. Pihaknya hanya menyewa dari PT Protelindo. “Kami hanya menyewa tower itu, dan tower itu bukan milik XL Axiata, tapi milik PT Protelindo,” ujarnya

Putro menjelaskan, pihaknya pernah mendapat email dari Rustam Effendi warga Jl Sindujoyo. Warga komplain terhadap pemasangan tower. Versi PT Protelindo, persoalan dengan warga sudah diselesaikan. “Memang dulu pernah ada komplain, tapi sudah diselesaikan oleh PT. Protelindo,” terangnya

Ditambahkan, pihaknya mendapat informasi dari PT Protelindo jika warga yang ada disana semuanya setuju pendirian tower itu, dan berita acaranya ditandatangani oleh takmir masjid. “Bahkan dalam perjanjian itu tertulis, jika nanti dikemudian hari ada permasalahan pihak masjid bersedia membantu,” pungkasnya. (Radar Gresik/gresiksatu)

Baca:  Sidang Kades Prambanan Gresik Diwarnai Aksi Demo Warga

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman