Ekonomi Gresik

Tumpahan Minyak PT. Wilmar Gresik Berkah Bagi Warga Sekitar

Tumpahan Minyak PT. Wilmar Gresik Berkah Bagi Warga Sekitar. Percobaan pipa produksi yang baru dibangun oleh PT. Wilmar mengalami kebocoran. Akibatnya minyak goreng kualitas A tersebut tumpah disekitarnya. Akibatnya, warga mulai berebut untuk mengambil tumpahan minyak tersebut.

Siti Nurjanah, salah satu warga, mengatakan tumpahan minyak milik perusahaan yang berlokasi di Jalan Kapten Darmo Sugondo 56 Gresik itu, terjadi hingga ke tepian pantai di wilayah Karangkiring dan Indro. “Minyak goreng yang tumpah akibat pipa produksi bocor itu hingga keluar ke belakang pagar tembok pabrik, sehingga diperebutkan warga,” katanya, sebagaimana dikutip dari antarajatim.

Baca:  UMK Gresik 2014 Lebih Tinggi dari Surabaya

Ia menjelaskan minyak yang tumpah itu bercampur dengan air, sehingga warga terpaksa mengambil dengan cara menyerok atau menyendok tumpahan minyak kemudian dipisahkan lalu dikumpulkan dalam jerigen. “Ada warga yang membawa terpal untuk menampung minyak tumpahan itu, serta ada juga yang menampung menggunakan drum plastik,” katanya.

Ia menjelaskan, kebocoran minyak diketahui warga sejak Senin malam, namun puluhan warga baru berdatangan ke lokasi dekat pabrik pada Selasa pagi. “Minyak itu kita jual ke pengepul seharga Rp7.000/botol, atau Rp105.000/15 liter,” katanya.

Menanggapi hal itu, Humas PT Wilmar Nabati Indonesia Ahmad Wahib mengakui jika terjadi kebocoran pada pipa produksinya. Ia menjelaskan kebocoran itu terjadi pada pipa yang dibuat untuk percobaan pembuatan minyak. Meski demikian minyak yang bocor itu merupakan minyak yang siap pakai dengan kualitas A.

Baca:  ibu-ibu Desa Kedanyang Gresik Belajar Olahan Bandeng

“Minyak yang bocor itu merupakan minyak kualitas ekspor, dan merupakan minyak yang sudah siap dipasarkan,” katanya. Ia mengatakan total minyak yang tumpah diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 liter, dengan nilai kerugian sekitar Rp20 juta sampai Rp25 juta.

Meski demikian, Wahib mengaku tumpahan minyak itu tidak berbahaya bagi lingkungan sebab masih berada di wilayah aman pabrik PT Wilmar Nabati Indonesia. “Sore ini sudah berhenti kebocorannya. Selain itu, minyak yang bocor tidak berbahaya sebab sudah diperhitungkan kebocorannya akan masuk di wilayah aman pabrik, atau di wilayah hutan Mangrove seluas 1,3 hektare milik pabrik,” katanya. (*antara/abdul malik)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman