Home » Persegres Gresik United » Ultrasmania Tuntut Manajemen Persegres Pecat CEO
ultrasmania

Ultrasmania Tuntut Manajemen Persegres Pecat CEO

Ultrasmania Tuntut Manajemen Persegres Pecat CEO. Memecat Suharno dan upaya bongkar pasang pelatih agaknya tidak membuat persegres semakin berkembang bagus. Persegres bahkan semakin terpuruk setelah digilas Sriwijaya FC dengan skor 3-4.

Akumulasi kekecewaan Ultrasmania, julukan suporter Gresik kepada managemen PT Persegres Jaka Samudro tak terbendung. Terlebih tim kesayangannya menelan kekalahan ketiga kalinya secara beruntun dalam laga kandang di Stadion Petrokimia Gresiki. Ultrasmania melakukan unjuk rasa menuntut CEO Persegres Susanto Ckr atau yang biasa di panggil Bang Anton dipecat dari jabatannnya.

Aksi tersebut dilakukan seusai pertandingan melawan Sriwijaya FC yang berlangsung di Stadion Petrokimia Gresik. Sebenarnya kekesalan Ultrasmania sudah di tunjukkan dalam stadion ketika Ultrasmania bertuliskan “Turunkan CEO Pesegres Bang Anton, Ada apa dengan manajemen”.
Selain itu, yel-yel bernada hujatan pada Anton terus bergemuruh di Tribun penonton sebelah timur dibawah scoringboard.

Apalagi ketika Persegres tertinggal dari Sriwijaya dengan skor lumyan telak. Suporter berusaha merangsek menuju tribun VIP melakukan unjuk rasa, namun niatan Ultrasmania dihadang polisi yang berjaga di stadion. Tak berhenti sampai disitu, Ultrasmania melakukan pemblokiran pintu VIP bagi pejabat maupun pemain sehingga mereka tidak dapat meninggalkan stadion sampai tuntutannya dipenuhi.

Baca:  Persegres Setia Menanti Marko Djurovic

Akhirnya, Ultrasmania yang berunjukrasa ditemui Bupati Sambari Halim Rusdianto. Namun, jawaban yang diberikan Bupati kurang memuaskan pengunjukrasa(Ultrasmania). “Saya tidak memiliki kewenangan menurunkan, tapi saya akan menyampaikan ke managemen” ujarnya.

Kekalahan Laskar Joko Samudro pada Sriwijaya FC (SFC) 4-3 membuat Persegres berada di posisi 7 klasemen sementara. Sebelumnya
Persegres berada di posisi 6. Pada lanjutan pertandingan ISL di Stadion Petrokimia Gresik, Jumat (1/3/).

Sriwijaya FC berhasil meraih kemenangan tandang pertama mereka musim ini usai menaklukan tuan rumah Persegres dengan skor 4-3, Jumat (1/3/2013). Berlaga di Stadion Petroimia Gresik, tiga gol tuan rumah dicetak oleh Riski Novriansyah, David Faristian dan Shohei Matsunaga. Sedangkan empat gol Sriwijaya FC ditorehkan oleh Tantan (3 gol) dan Hilton Moreira.

Persegres unggul lebih dulu dengan menjebol gawang Sriwijaya FC. Menerima assist dari Gustavo Chena pada menit ke-8, Riski Novriansyah yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang tim tamu dengan tandukannya. Gresik 1, Sriwijaya FC 0. Menit ke-32, Tantan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Berawal dari skema serangan balik, Eddie Foday Boakay mengirim bola krosing ke dalam kotak penalti Gresik yang diteruskan dengan tandukan Tantan. Bola mengarah ke pojok kiri bawah gawang Gresik tak mampu dihalau kiper Hary Prasetyo.

Baca:  Tes VO2 Max Pemain Persegres GU Ditunda Alasan Kebugaran

Tantan berpeluang mencetak gol keduanya pada menit ke-41. Bola terlepas dari tangkapan kiper Hary Prasetyo berhasil dikuasainya dan dengan sedikit kontrol, Tantan melepaskan tembakan. Namun sayang tembakannya masih bisa diblok pemain Persegres. Peluang cukup berbahaya diperoleh Eddie Foday Boakay pada menit ke-53. Tembakannya dari luar kotak penalti yang tepat mengarah pada kiper Hary dengan mudah diamankan.

Tantan kembali berhasil menjebol gawang Persegres untuk kali kedua pada menit ke-54. Bola ribon hasil sepakan Foday Boakay berhasil ditanduk Tantan. Gresik 1, Sriwijaya 2. Tantan mencetak hattrick pada laga sere ini pada menit ke-67. Tantan yang terlepas dari perangkap off-side usai menerima umpan lambung Ponaryo Astaman berhasil melewati kiper Hary sebelum menyarangkan bola ke gawang tuan rumah, Persegre 1, Sriwijaya 3.

Baca:  Persegres Vs Sriwijaya Kembali Kalah di Kandang dengan Skor 3-4

Persegres memperkecil kedudukan menjadi 2-3 pada menit ke-78 melalui sepakan David Faristian. Berawal dari bola ribon hasil tembakan bebas Shohei Matsunaga, Fristian dengan sigap langsung menyambarnya.

Berselang satu menit, Hilton Moreira kembali memperlebar jarak menjadi 2-4 melalui eksekusi tendangan dari titik putih. Sebelumnya, pemain Gresik melakukan handball di kotak terlarang saat coba menghalau bola krosing dari Tantan. Shohei Matsunaga kembali memperkecil kedudukan menjadi 3-4 pada menit ke-90 melalui tendangan penalti. Pelanggaran handball Imanuel Padwa di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih. Skor 3-4 tidak berubah hingga laga usai. Dengan hasil ini, Sriwijaya FC berhasil mengambil alih posisi Persegres di urutan ke-6 daftar klasemen sementara ISL. (radargresik/transberita, editor:anang)

Suarakan Pendapatmu

comments

One comment

  1. Saya Gk trima kalau PERSEGRES hancur bukan krn permainan tp karena ulah oknum2 di dalam management, bersihkan oknum oknum management PERSEGRES, cari track record seluruh management mulai dr paling atas sd paling bawah, dari jaman sekolah sd sekarang,ambil yang bersih & murni demi kemajuan PERSEGRES, Viva PERSEGRES !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *