Home » UMKM » Songkok Gresik Kebanjiran Order Selama Ramadhan
Master tukang, tutorial pertukangan

Songkok Gresik Kebanjiran Order Selama Ramadhan

Songkok Gresik banjir OrderGresikUKM Gresik yang bergerak dibidang kreatifitas dan perangkat muslim terus kebanjiran order. Bulan ramadhan memang selalu di nanti oleh usaha kecil menengah yang bergerak dibidang kerudung, songkok, maupun sarung. Para pengrajin songkok lukis di Gresik, mendapatkan order hingga tiga kali lipat dari pada hari-hari biasanya. Peningkatan order tersebut diakui pengrajin asal Kelurahan Kroman Kecamatan Gresik, Ahmad Sudja’i (49), Selasa (24/7).

Lonjakan pesanan songkok lukis atau yang biasa dikenal dengan istilah Songkok Gambar biasa terjadi di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran. “Pada hari-hari biasa dalam seminggu, paling-paling kami hanya mendapat pesanan sebanyak lima kodi atau 100 biji. Namun memasuki bulan Ramadhan seperti sekarang, kami harus bekerja ekstra untuk memenuhi minimal 15 kodi dalam satu pekannya,” kata Ahmad Sudja’i

Sudja’i yang menekuni membuat songkok sejak 12 tahun yang lalu tersebut, mengaku meski lonjakan pesanan cukup tinggi. Hal itu tidak membuat harga jual songkok lukis produksinya juga naik. “Harganya tetap stabil mas, sebab selain harga bahan bakunya tidak mengalami kenaikan juga hal itu kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran,” ucapnya.

Baca:  LSM Pudak Gresik Menagih Janji Kampanye Sambari - Qosim

Harga jual songkok lukis masih tetap sama yaitu berkisar antara 75 ribu hingga 80 ribu per biji. Sedangkan pemesan atau pembelinya berasal dari berbagai daerah yang berbeda di seluruh kawasan Indonesia. “Bahkan, untuk sekarang ini songkok lukis kita juga diminati oleh pembeli dari negeri Malaysia, Brunai Darussalam dan Singapura,” kata bapak tujuh putra itu.

Ahmad Sudja’i selain bisa memberikan kesejahteraan bagi keluarganya juga bisa menyekolahkan ke tujuh orang Puteranya. Meski songkok lukis semakin digandrungi, Sudja’i mengaku masih banyak kendala yang dihadapinya. “Karena kami berangkat dengan modal yang pas-pasan maka terkadang kami kesulitan untuk memenuhi banyaknya pesanan, sehingga beberapa order terpaksa kami tolak,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Rofiuddin (33) pengusaha songkok asal Desa Bungah Kecamatan Bungah yang berhasil mengembangkan karya seni lukis untuk mempercantik produk songkok hasil karyanya. Setelah berjuang selama empat tahun, pemuda yang mewarisi usaha orang tuanya, kini mulai memetik jerih payahnya, karena permintaan songkok lukis produknya terus mengalir, tidak hanya dari pulau jawa, tetapi juga hampir seluruh wilayah di indonesia.

Menjelang datangnya hari raya Idhul Fitri seperti tahun-tahun yang lalu, pesanan songkok lukis selalu meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika di hari-hari biasa, dia hanya memproduksi sebanyak 100 kodi, perbulan, kini meningkat menjadi 180 kodi perbulan.

Baca:  Emping Mekarsari Sukses Angkat Ratusan UMKM

Selain songkok lukis, Rafiuddin, juga memproduksi songkok beludru polos, dan songkok susun, atau bertingkat. Sedangkan, harga jualnya juga dibuat beragam, mulai dari harga 10 ribu rupiah hingga 30 ribu rupiah, per potong. Menurut Rafiuddin cat yang di gunakan adalah jenis cat sintetis dengan kualitas tinggi, sehingga cat yang melekat di songkok, warnanya tidak cepat pudar dan tahan lama. “Memang butuh perlakuan khusus agar hasilnya maksimal”, ujar Rofiuddin.

Cat songkok lukis, merupakan hasil inovasi, melalui survei di pasar yang cukup panjang, setelah mengikuti jejak orang tuanya, yang dikenal sebagai pelopor perajin songkok di kampungnya. Melukis songkok merupakan hasil perpaduan seni lukis dan estetika untuk memperindah penampilan si pemakainya. Meski kelihatan mudah, namun di butuhkan ketelitian dan jiwa seni yang tinggi untuk bisa melukis dengan berbagai corak dan warna.

Baca:  Kemeperin Akan Memberi Bantuan Peralatan Industri Kecil di Gresik

Untuk memenuhi permintaan pesanan, sejak dua bulan lalu, Rafiuddin, harus menambah jam kerja tenaga kerjanya yang didominasi kaum ib, dan pemuda di desanya. Selain itu, warga di kampungnya, juga banyak yang mengambil pekerjaan pembutan songkok, untuk dikerjakan masing-masing rumah warga, sehingga kampungnya dikenal sebagai kampung songkok, karena menjadi pusat para perajin songkok di Gresik. Ins/sbypst

Kata Pencarian:

pengrajin songkok gresik (1),usaha songkok bungah gresuk (1),usaha songkok dibunga (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

One comment

  1. saya mencari pengedar untuk songkok abu yazid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *