Home » Uncategorized » Plgub Jatim 2013 PDIP Siap Duetkan Khofifah – Bambang DH
Master tukang, tutorial pertukangan

Plgub Jatim 2013 PDIP Siap Duetkan Khofifah – Bambang DH

Khofifah Indar Parawansa berpeluang maju sebagai calon gubernur (cagub) Jatim melalui PDIP. Pasalnya, survei Partai Berlambang Banteng Moncong Putih ini terhadap ketua PP Muslimat NU ini menunjukkan hasilnya cukup bagus. Bahkan, PDIP berancangancang menduetkan Khofifah
dengan Bambang DH yang kini menjabat wakil wali kota Surabaya.

“Bila survei Mas Bambang DH bagus, saya yakin Mas Sirmadji (Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji) legowo,” kata Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait saat memberikan sambutan di hadapan pengurus Taruna Merah Putih dan peserta seminar kebangsaan di Empire Palace, Surabaya,
Jumat (9/11).

Pernyataan Maruarar tersebut terlihat serius, apalagi disampaikan di hadapan Khofifah Indar Parawansa, Wakil Wali Kota Surabaya Bambang DH dan Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji. Maruarar mengakui bahwa untuk sementara ini hasil survei Khofifah Indar Parawansa cukup bagus. Bila nantinya memang benar-benar bagus dan layak untuk diusung menjadi calon gubernur, dirinya meminta Sirmadji untuk ikhlas. “Mbak Khofifah senyumannya tambah mantap,” ujarnya yang disambut senyuman Khofifah yang hadir di acara tersebut bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Sambutan Maruarar yang juga pengurus DPP PDIP tersebut penuh tanda tanya. Para peserta juga masih menerka-nerka maksud di balik pernyataannya tersebut. Cuma, Maruarar selama menyampaikan sambutannya berulang kali mengingatkan Sirmadji dengan memberikan pujian kalau Sirmadji adalah kader yang potensial dan loyal pada partai.

Baca:  Khofifah dan Bambang DH Berbicara Empat Mata

Maruarar juga menyebut Sirmadji sebagai salah satu Ketua DPD PDIP yang dihormati Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia lalu menyebutkan, banyak ketua DPD PDIP di Jawa yang nasibnya berujung pada pergantian. Dikatakan, di Jawa ada enam DPD, dan dari enam ketua DPD tersebut, ada empat ketua DPD diganti (plh, Red), yakni DPD DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jateng. “Dan Pak Sirmadji termasuk yang tidak di-plh-kan. Saya yakin sampai pemilu, Pak Sirmadji tidak diplh-kan,” tutur Maruarar.

Maruarar sepertinya mengingatkan bila nanti partainya benar-benar mengusung Khofifah duet dengan Bambang DH, Sirmadji diminta tidak maju sendiri berduet dengan calon lain. Bila Sirmadji nekad maju ikut bertarung sebagai cagub atau bacawagub Jatim dari parpol lainnya, maka nasibnya akan sama dengan ketua DPD PDIP di beberapa daerah yang dilengserkan, karena dianggap–mbalelo.

Dan hal tersebut sangat dimaklumi, karena tak menutup kemungkinan Sirmadji digandeng Gubernur Soekarwo untuk memecah suara PDIP atau juga bisa digandeng Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bila KarSa jilid II tidak terwujud lagi. Lepas dari itu, nuansa pilgub atas kedatangan Khofifah dalam acara kemarin terlihat sekali. Maklum, acara kemarin dihadiri para pengurus PDIP.

Baca:  PKS Jatim Komitmen Sumbang 2 Juta Suara Untuk KARSA

Bahkan, Maruarar berkali-kali memberi sinyal kemungkinan Khofifah sebagai salah satu calon untuk diusung sebagai calon gubernur dari PDIP. “Kalau memang hasil survei Khofifah paling bagus, ya Pak Sirmadji itu orangnya bijaksana,” sindir Maruarar lagi. Memang, acara kemarin sepertinya milik Khofifah dan Bambang DH. Nuansa Khofifah akan diduetkan dengan Bambang DH sepertinya terlihat sekali. Bahkan, Khofifah terus didorong untuk foto bersama Bambang DH. Meski belum terlihat seperti soft launching ala Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) jilid II, tapi keduanya terus foto bersama berulang kali. Tak sedikit dari pengurus PDIP pun mengabadikan keduannya. “Cocok, duet aja,” celetuk pengurus yang hadir.

Ditanya soal komunikasi dengan PDIP, Khofifah mengaku sudah melakukannya. Bahkan, mantan rival Soekarwo dalam Pilgub Jatim 2008 lalu itu tak berencana menemui dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. “Dengan Bu Mega saya belum sempat sowan. Saya rasa beliau masih sibuk ya. Nanti suatu saat saya akan sowan,” ujarnya. Khofifah meminta wartawan bersabar. Karena dirinya akan mengumumkan maju atau tidak menjadi calon gubernur paling lambat 22 Desember 2012.

Informasi yang diterima Radar Surabaya, upaya menduetkan Khofifah dengan Bambang DH atau kader PDIP lainnya bukan hal yang mudah. Apalagi, saat ini Khofifah merupakan thinktank-nya Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Tanpa restu dari Ical sepertinya sulit bagi Khofifah untuk maju diusung PDIP.

Baca:  Surabaya Banjir Setinggi Dada Akibat Hujan Lebat

Sementara itu, Bambang DH mengaku siap mencalonkan diri bergandengan dengan siapapun termasuk dengan Khofifah. Terlebih lagi jika hal itu adalah perintah dari partainya. “Yang namanya kader, kalau sudah ada perintah, maka mau tidak mau ya harus mau,” katanya. Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji menandaskan partainya akan membuka pendaftaran cagub-cawagub secara terbuka mulai 10 sampai 24 November ini. Siapapun baik dari kader maupun non kader bisa mendaftarkan diri.

Ia meminta pada semua kader untuk bisa mendukung dan memenangkannya. Maruarar Sirait menambahkan sebagai organsasi di bawah nauangan
PDIP, Taruna Merah Putih harus mendukung dan siap memenangkan pemilu hingga pilgub. “Harus siap menang meski dicurangi,” tandasnya. Ia mengharapkan siapapun yang menjadi pemimpin ke depan harus mempunyai beberapa kriteria, yaitu sebagai pelopor, jujur dan mempunya integritas tinggi, mempunyai track record yang bagus dan juga mau menjadi di depan. (rou/no/Radarsby/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

2 comments

  1. ….berpartaI itu ada prinsip yg tdk bisa di abaikan ! INGET APAPUN KEPUTUSAN DPP sepahit apapun juga HARUS DITERIMA dengan senang hati dan LAPANG DADA … TERMASUK JIKA HARUS MENGORBANKAN KEPENTINGSN PRIBADI ! YA ITULAH KONSKEKWENSI SEORANG KADER PARTAI … DAN JIKA TAK MENERIMA … DIANGGAP MBALELO DAN SEJENISNYA ! mAKANYA siapapun juga termasuk ketua DPD Prop, dan atau Kab/Kota harus paham yg demikian, sebab memang Keputusan DPP nPartai adalah keputusan final dan tertinggi !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *