Home » Uncategorized » Thohir Luth: Warga Muhammadiyah Bebas Memilih Cagub Jatim
Master tukang, tutorial pertukangan

Thohir Luth: Warga Muhammadiyah Bebas Memilih Cagub Jatim

Thohir Luth: Warga Muhammadiyah Bebas Memilih Cagub Jatim. Mulai memanasnya eskalasi pilgub jatim 2013 tidak membuat Muhammadiyah ikut terbawa arus.

Warga Muhammadiyah yang mencapai angka 8 juta di Jawa Timur sebenarnya angka yang cukup potensial, namun thohir Luth ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jatim menyatakan bahwa warga Muhammadiyah bebas menentukan cagub Jatim di Pilgub 2013.

“Warga besar Muhammadiyah sudah cerdas dan bisa menentukan pilihannya sendiri-sendiri,” ujarnya. Meski membebaskan pilihan, agar warga dan simpatisan Muhammadiyah di Jatim yang jumlahnya mencapai sekitar 8 juta tidak salah pilih dalam menentukan cagub Jatim.

Thohir Luth mengingatkan agar memilih cagub Jatim yang baik, jujur, bersih, dan berani berpihak kepada kepentingan masyarakat. “Jadi siapapun calonnya, selama memenuhi syarat itu, silakan dipilih,” tegas Guru Besar Universitas Brawijaya Malang ini.

Baca:  Soekarwo Tak Ada Lawan Pilgub Jatim 2013 Terancam Batal

Dalam sidang Tanwir Muhammadiyah di Bandung 21 – 24 Juni 2012 lalu, Muhammadiyah juga sepakat, cagub Jatim yang dipilih warga Muhammadiyah harus yang visioner dan berani mengambil resiko untuk kepentingan masyarakat. “Sekarang ini dari sejumlah nama yang akan maju dalam Pilgub Jatim tentu belum tampak. Baru ketika penyampaian visi dan misi, hal itu akan tampak,” katanya.

Apakah Muhammadiyah Jatim tidak akan mendorong kadernya untuk maju sendiri, baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Thohir tidak menjawab meski ada kader Muhammadiyah yang ikut running Pilgub Jatim, belum tentu dia akan dapat dukungan dari warganya jika figur yang muncul tidak memenuhi syarat, aturan, dan ketentuan yang telah ditetapkan Muhammadiyah.

Untuk partai politik (parpol), hingga saat ini, belum ada satupun parpol yang datang dan silaturrahmi ke Muhammadiyah Jatim untuk membicarakan terkait Pilgub 2013. Meski demikian, jika nanti ada parpol yang datang, pihaknya, kata Thohir akan menerimanya dengan senang hati. “Partai apapun yang datang untuk silaturrahmi akan kita terima. Muhammadiyah kan bukan underbow partai politik,” tegas Thohir.

Baca:  Sayap PDIP Mengusung Gus Ipul Maju Pilgub Jatim

Meskipun Muhammadiyah mempunyai kedekatan kultural dengan Partai Amanat Nasional, Muhammadiyah cukup menjaga jarak dalam dal politik praktis. Hal yang sama juga berlaku pada peta politik nasional, dimana Muhammadiyah sangat menjaga jarak dengan partai politik. (surya/editor:anang/foto:sekolahkreatifmuh20sby.sch.id)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *