Dunia Kampus

Unmuh Surabaya Buka Prodi Kedokteran

Unmuh Surabaya Membuka Prodi Kedokteran. Universitas Muhammadiyah Surabaya secara resmi membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran. Izin pendirian fakultas diberikan melalui surat keputusan oleh Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir di Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.

Fakultas kedokteran unmuh surabaya

Prodi di kampus Kota Pahlawan itu menjadi yang kesepuluh dimiliki perguruan tinggi milik Muhammadiyah dari sekitar 146 kampus di seluruh Indonesia. Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sukadiono, mengatakan antusiasme calon mahasiswa prodi kedokteran itu cukup besar.

“Dari kuota angkatan pertama sebanyak 50 orang nanti, pendaftarnya kini mencapai 120 orang,” katanya, Kamis, 14 April 2016. Menurut Sukadiono, dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta lainnya, Prodi Kedokteran UM Surabaya menawarkan biaya dan sarana yang lebih kompetitif.

Baca:  Fakultas Kedokteran UB Kembangkan Laboratorium Virus

Berada di bawah naungan organisasi kemasyarakatan besar, calon dokter dari Universitas Muhammadiyah dapat berpraktek di 29 rumah sakit jaringan Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Jawa Timur. Untuk mendukung proses transfer ilmu, Universitas Muhammadiyah berencana membangun rumah sakit pendidikan.

Gedung sepuluh lantai itu diperkirakan rampung 2021. “Dananya dari universitas dan warga Muhammadiyah, sekitar Rp 150 miliar,” ujarnya. Dalam peluncuran hari ini, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin turut hadir. Ia mengatakan ormas besar di Indonesia itu mendorong kampus di bawahnya untuk memiliki fakultas kedokteran.

Namun, kata Din Syamsudin, perjuangan panjang harus ditempuh karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada masa lalu menerapkan moratorium penambahan fakultas baru. “Sebenarnya banyak yang sudah mempersiapkan diri, tapi selama ini tidak mudah dapat izin,” katanya.

Baca:  Mahasiswa Pemegang KJP Nikmati Fasilitas Rp 1,5 Juta Per Bulan

Keberadaan fakultas kedokteran di Jawa Timur, kata dia, amat diperlukan karena kebutuhan sumber daya manusia pada bidang medis. Ia tak menutup kemungkinan adanya perguruan tinggi dengan fakultas kedokteran di setiap kabupaten atau kota yang terdapat rumah sakit jaringan Muhammadiyah kelak.

TEMPO – ARTIKA RACHMI FARMITA 

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman