Home » Nasional » Utang Pabrik Prabowo 500 Miliar Dicicil 20 Tahun, Kreditor Menjerit
prabowo maju pilpres 2019

Utang Pabrik Prabowo 500 Miliar Dicicil 20 Tahun, Kreditor Menjerit

“Rencana perdamaian tidak masuk akal dan sulit dilaksanakan. Bayangkan utang dicicil selama 20 tahun,” kata Sheila.

Perusahaan Prabowo SubiantoPT Kertas Nusantara (sebelumnya PT Kiani Kertas) pada 2011 lalu pernah mendapatkan pinjaman dari kreditur Allied Ever Investment Limited untuk menjalankan usahanya. Pinjaman tersebut memiliki nilai tagih sebesar US$ 40 juta.

Berdasarkan catatan detikFinance, Jumat (8/2/2019), pinjaman tersebut sempat menjadi masalah, yang berujung di pengadilan. Hasil dari putusan PN Jakpus saat itu mewajibkan pihak PT Kertas Nusantara untuk membayar utangnya selama 20 tahun.

Pihak kreditur pun tak tinggal diam, mereka mencoba melakukan kasasi terhadap putusan tersebut. Namun, pada 11 Oktober 2011 melalui putusan Mahkamah Agung (MA) menyebutkan bahwa kasasi Allied Ever Investment Limited, yang keberatan atas penetapan perdamaian dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), perusahaan milik Prabowo Subianto yaitu PT Kertas Nusantara ditolak.

Baca:  Caleg Gagal PKS Serang Anak Jokowi Hamil Diluar Nikah

Putusan ini dijatuhkan pada 11 Oktober 2011 lalu, oleh majelis hakim agung yang dipimpin Dirwoto, Soroinda Nasution dan Soltoni Mohdally.

Kuasa hukum Allied Ever Investment Ltd, Sheila Salomo, menilai upaya PK dimaksudkan memberikan perlawanan atas penetapan perdamaian dalam proses PKPU yang tidak memberikan kepastian utang kepada kreditur.

“Rencana perdamaian tidak masuk akal dan sulit dilaksanakan. Bayangkan utang dicicil selama 20 tahun,” kata Sheila.

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga curhat soal biaya politiknya yang harus paket hemat alias ‘pahe’ lantaran kesulitan mengambil pinjaman uang di bank.

“Dari awal kita akui kita paket hemat, saya mau dagang saja sulit. Aku nggak bisa banyak pinjaman uang di bank. Di luar negeri saja susah. Sandi juga,” kata Prabowo.

Baca:  Siapa Wahyu Setiaji, Pimpinan PKI Baru Seperti Tuduhan Kivlan Zein

Prabowo kemudian menanyakan negara ini milik siapa. Dia lalu menyinggung ‘genderuwo’.

“Ini negara punya siapa? Punya genderuwo katanya ini. Punya genderuwo,” ucapnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *