Uncategorized

Wali Kota Meradang Pasar Turi Harus Selesai Sebelum Lebaran

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agaknya sudah habis kesabaran. Berita negatif yang menyatakan pembangunan pasar turi tidak sesuai maket mebuat Risma turun ke lapangan. Pemantauan dilakukan tidak hanya untuk memastikan agar pembangunan PTB sesuai deadline. Tapi, sekaligus memastikan agar pembangunan PTB sesuai gambar maket di dalam izin mendirikan bangunan (IMB) yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya.

Jika sidak pertama pada 28 Maret lalu ditemukan adanya sisi bangunan yang tidak sesuai dengan IMB, maka pada sidak kemarin, Risma memastikan sudah ada pembongkaran oleh investor terhadap bangunan yang tidak sesuai IMB tersebut. Risma juga meminta pembongkaran bagian bangunan PTB yang tidak sesuai dengan IMB itu tidak sampai menghambat proses pembangunan yang sedang berjalan.

Baca:  Risma dan Bambang DH Menolak Maju Cagub Jatim 2013

Dalam beberapa hari ke depan, wali kota perempuan pertama di kota Surabaya itu meminta agar pekerjaan dipercepat demi mengejar target penyelesaian pembangunan. “Kami sudah melihat pembongkaran bagian yang tidak sesuai. Dengan demikian, pembangunan bisa terus dilakukan. Tapi harus dipercepat lagi untuk menutupi kekurangan target yang seharusnya sekarang ini sudah 50 persen,” kata Risma di sela kunjungannya ke lokasi proyek PTB, kemarin.

Dari pantauan yang dilakukan wali kota, bangunan yang tidak sesuai desain itu memang sudah dilakukan pembongkaran. Bahkan ketika dirinya melakukan peninjauan, aktivitas pembongkaran masih dilakukan. Pembongkaran antara lain dilakukan di area terbuka (void) yang tertutup cor beton.

Baca:  PDAM Gresik Klaim Mulai 1 Januari Air Akan Lancar

Sesuai gambar di IMB, keberadaan void itu ada di bagian tengah. Tepatnya di tiang ke empat. Namun, pengembang membangunnya di bagian tiang ke enam. Karena itu, wali kota meminta untuk dibongkar dan disesuaikan dengan gambar awal di IMB. Sebelumnya, Risma meminta agar investor melakukan pembangunan Pasar Turi sesuai dengan gambar yang sudah disetujui oleh pemkot dalam IMB.

Sebab saat sidak pada 28 Maret 2013, diketahui ada bangunan yang tidak sesuai. Wali kota pun men-deadline investor agar menyelesaikan revisi ini hingga sepekan ke depan atau pada Kamis (4/4) lalu.

Namun karena sampai sepekan pembongkaran belum dilakukan, akhirnya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Pemkot Surabaya  melayangkan surat teguran. Namun sebelum batas waktu surat teguran itu berakhir, pihak investor membongkar sendiri bangunan yang dianggap tidak sesuai dengan IMB dari pemkot tersebut.

Baca:  E-Wadul, Cara Surabaya Merespon Keluhan Warga

Menurut Risma, bangunan yang harus diselesaikan lebih dulu adalah stan milik pedagang Pasar Turi lama yang jadi korban kebakaran. Untuk itu, investor harus bisa menyelesaikan pembangunan PTB pada dua lantai dulu agar bisa segera ditempati para pedagang lama itu untuk berdagang
pada lebaran nanti. (radarsby.com/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman