Uncategorized

Warga Blokir Tambang PT. Holcim Selama Seminggu

holcim diblokirWarga Blokir Tambang PT. Holcim Selama Seminggu. Jalur kawasan tambang milik PT. Holcim Indonesia Tbk diblokir warga selama 6 hari. Karena tuntutan warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, yang menggelar unjuk rasa, Kamis (12/09/2013) tidak dipenuhi oleh perusahaan asal Swiss tersebut.

Gejolak ini disebabkan karena perbedaan pandangan antara warga dengan PT Holcim. Menurut warga, status tanah yang digunakan untuk Conveyor merupakan tanah negara (TN). Namun pihak perusahaan mengaku bahwa lahan tersebut sudah masuk dalam peta bidang yang telah dilakukan jual beli.

Karena perbedaan ini dilakukan pertemuan di Balai Desa setempat, namun tidak menemukan kata sepakat. Sehingga warga melakukan pemblokiran akses masuk tambang sampai Selasa (18/09/2013). Sambil menunggu kepastian dari Dinas PU Kab. Tuban serta pihak-pihak terkait.

Baca:  Puting Beliung Mengamuk Di Sidoarejo

Salah satu koordinator aksi, Nanang H (29), mengatakan pemblokiran dilakukan dengan menata bongkahan batu ditengah jalan. Serta papan kayu dan beberapa rerumputan dan ilalalang. Hal ini sebagai wujud kekesalan warga, karena akses jalan pertanian ditutup lantaran dipakai bangunan Conveyor dan jalan tambang.

Padahal jalan pertanian tersebut merupakan akses terdekat penghubung antara pemukiman warga dengan areal persawahan. Dengan luas sekitar 25 hektar yang berada disisi timur dan selatan perusahaan. Sedangkan pemukiman warga disisi barat kawasan pabrik PT Holcim Indonesia. “Penutupan sudah menjadi kesepakatan bersama. Kita harus hormati keputusan. Sampai selasa depan kita akan tutup. Sambil menunggu kesepakatan bersama,” katanya.

Senada disampaikan oleh Kepala Desa Sawir, Nur Indahyani saat dikonfirmasi mengatakan dirinya belum mengetahui detaiol persoalan ini, karena baru menjabat Kades. masih baru menjabat menjadi kades. Namun dia berjanji akan memediasi tuntutan warga.  Akan memberikan fasiltas bagi warga. Saya baru mas, tidak tahu apa-apa, ” ujarnya.

Terpisah, Tuban Project Communication, PT. Holcim Indonesia Tbk. Indriani Siswati saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan warga. Dan akan menyelesaikan tuntutan warga dengan baik dan saling meguntungkan.

Baca:  Surya Darma Ali Pastikan PPP Dukung Karsa di Pilgub Jatim

Menurutnya, pihak perusahaanya sudah mengantongi surat perijinan pertambangan serta penggunaan jalan. Bahan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. “Kita pasti akan menggunakan aturan tata ruang yang baik. Perusahaan sudah membuatkan jembatan sementara, namun tetap ditolak. Untuk yang permanen memang belum selesai dan dalam pengerjaan,” ungkapnya. (han/seputar tuban)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman