Uncategorized

Warga Sumur Ber Blokir Jalur Pantura

Penahanan empat tokoh demo Sumur Ber Kecamatan Panceng berbuntut panjang. Ribuan warga Desa Sumur Ber memblokade jalur Pantura Gresik, Selasa malam. Hingga pukul 20.00, massa masih menutup jalan hingga mengakibatkan kemacetan sepanjang 2 Km di kedua sisi jalan.

Aksi massa dipicu oleh penahanan empat tokoh penggerak demo menentang kepemimpinan Kades Sumur Ber, Ahmad Syafii. Keempat tokoh itu Idham Cholid, Suhud, dan Nazidin dijebloskan ke Rutan Gresik, oleh Kejaksaan Negeri Gresik, Selasa siang.

Kempat tersangka yang dituduh melakukan pencemaran nama baik sempat menolak ditahan kejaksaan. Aksi perlawanan para tersangka dibantu pendukung terjadi di depan Rutan Gresik.

Puluhan anggota Polres Gresik dikerahkan ke Rutan Gresik untuk mengamankan eksekusi para tersangka. Sempat terjadi perdebatan antara jaksa, polisi dan para tersangka. “Kami menolak ditahan, kami minta didampingi pengacara,” kata salahsatu tersangka.

Baca:  Rumah Sakit Wali Songo Gresik Tak Berijin Pemkab Cuek

Kajari Gresik Bambang Utoyo menegaskan, tersangka cukup bukti untuk ditahan. Penuntut meminta polisi menjbeloskan keempatnya sebagai tahanan titipan kejaksaan ke Rutan Gresik.

Atas kejaksaan, keempat tersangka dipaksa masuk ke dalam Rutan Gresik. Dengan dibantu polisi, keempat tersangka akhirnya masuk sel. Sementara pendukungnya yang marah mengancam akan meluruk Mapolsek Panceng. Ancaman itu dibuktikan dengan memblokade jalur Dandels di depan Mapolsek Panceng.

Ribuan warga mulai anak-anak hingga dewasa tumplek blek menutup jalan nasional. Sebagian lagi memenuhi halaman Mapolsek Panceng sekitar pukul 18.00. Situasi di depan Mapolsek Panceng yang memanas memaksa Polres Gresik menurunkan bantuan ratusan personel ke polsek yang berjarak 54 Km dari Kota Gresik itu.

Baca:  Diknas Gresik Segera Tarik Buku LKS yang Melecehkan Gus Dur

Akibat pemblokiran itu, aktifitas lalu lintas di jalan nasional tersebut menjadi lumpuh total. Ratusan kendaraan tertahan di jalur yang menghubungkan Surabaya-Semarang ini. Kasat Sabhara Polres Gresik, AKP M Rokib mengatakan, pihaknya menurunkan 40 personel Dalmas ke lokasi.

Bantuan lainnya juga datang dari polsek sekitar, yakni Polsek Dukun, Ujung Pangkah, Sidayu, Bungah, dan Manyar. Untuk menghindari kemacetan parah, polisi mengalihkan arus lalu lintas. “Lalin dari arah Lamongan dialihkan ke Solokuro dan melintasi Kecamatan Dukun tembus ke Jl Raya Sidayu. Arah sebaliknya juga mengikuti rute tersebut,” kata AKP Hasyim Ashari, Kapolsek Panceng.

Baca:  Demam Berdarah di Gresik Meluas Mencapai 43 Kasus

Hingga berita ini diturunkan, aksi blokade massa masih berlangsung. Polisi yang diturunkan hanya berjaga-jaga mengantisipasi potensi terjadinya aksi kekerasan.(jan/yud/fir/ris/radarsby.com/Koran Radar gresik)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman